Pasaman, Rata News.id :
Suasana haru dan penuh kebanggaan, menyelimuti pelaksanaan acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX MTsN 5 Pasaman, berlangsung meriah di Andilan, Nagari Simpang Tonang Selatan, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan Wisuda Tahfidz Tahun Pelajaran 2025/2026 itu, menjadi momentum penuh kenangan bagi para siswa, guru, serta ratusan wali murid yang hadir memadati lokasi.
Acara istimewa tersebut dihadiri langsung oleh H. Rali Tasman beserta istri, Kepala MTsN 5 Pasaman H. Adrinofia, Kepala KUA Kecamatan Dua Koto Fazri Watan, perwakilan Camat Dua Koto Werni Kornelis, perwakilan Kapolsek Dua Koto Aipda Wendi, Korwil SD Dua Koto Rafiqah Hurairi, Penghulu KUA Dua Koto Ahad, Penyuluh Agama Islam sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Darul Muttaqin Ustadz Erpin, serta para kepala Madrasah dan MAN se-Kabupaten Pasaman, di antaranya Kepala MTsN 3 Pasaman Soni Yata.
Sejak pagi hari, suasana kemeriahan sudah terasa melalui penampilan tari kreasi siswa kelas VII dan solosong dari siswa kelas IX, untuk menyambut tamu undangan yang terus berdatangan.
Acara kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Reydul Annadif dan sari tilawah oleh Maliska, membuat suasana semakin khidmat dan menyentuh hati.

Berbagai penampilan turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari Wisuda Tahfidz, penampilan grup kasidah rebana siswi, pidato perpisahan yang diwakili Tia Ratu Ardiyah, penampilan grup simponi dan lagu “Terima Kasih Guruku”,
Kemudian, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), pelepasan atribut dan penyerahan siswa kepada orang tua, penyerahan cendera mata kepada guru purnabakti dan guru pindah tugas, hingga penampilan tor-tor yang sukses mengundang tepuk tangan para tamu undangan.
Kepala MTsN 5 Pasaman H. Adrinofia dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, khususnya para wali murid yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara tersebut.
Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana dan seluruh majelis guru, yang telah bekerja keras sehingga kegiatan perpisahan berlangsung sukses, meriah, dan penuh makna.
“Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh majelis guru serta dukungan semua pihak. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kakankemenag Kabupaten Pasaman beserta ibu, yang telah berkenan hadir bersama kami,” ungkapnya.

H. Adrinofia menjelaskan, jumlah siswa kelas IX yang mengikuti pelepasan sebanyak 182 orang, sementara siswa yang mengikuti Wisuda Tahfidz berjumlah 23 orang.
Ia pun berpesan kepada para orang tua, agar terus mendukung pendidikan anak-anak mereka hingga ke jenjang yang lebih tinggi. “Kami berharap anak-anak kita dapat melanjutkan pendidikan, demi meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.
“Kami juga memohon maaf, apabila selama proses mendidik masih terdapat kekurangan,” tuturnya dengan penuh haru.
Sementara itu, H. Rali Tasman dalam sambutan dan arahannya, memberikan motivasi mendalam tentang pentingnya dukungan masyarakat terhadap kemajuan madrasah.
Ia menilai MTsN 5 Pasaman, memiliki potensi besar untuk terus berkembang menjadi lembaga pendidikan unggulan.
Menurutnya, kemajuan pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.
“Kalau kita ingin anak-anak menjadi generasi hebat dan mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional, maka dibutuhkan dukungan bersama. Pendidikan berkualitas harus diperjuangkan secara bersama-sama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) secara bijak oleh generasi muda. Menurutnya, kemajuan teknologi harus menjadi sarana untuk belajar dan meningkatkan kualitas diri, bukan sebaliknya merusak moral generasi muda.
Selain itu, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap program tahfidz yang dijalankan madrasah. Menurutnya, anak-anak penghafal Al-Qur’an merupakan generasi cerdas yang akan menjadi kebanggaan orang tua dan umat.
“Alangkah bahagianya orang tua yang memiliki anak hafidz. Selain menjadi kebanggaan dunia, juga menjadi kebanggaan akhirat. Anak-anak penghafal Al-Qur’an adalah generasi pilihan, yang kelak akan membawa kemuliaan bagi keluarganya,” tutur H. Rali Tasman disambut tepuk tangan para hadirin.
Ia berharap, Wisuda Tahfidz yang dilaksanakan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya agar semakin mencintai Al-Qur’an dan semangat menghafal Al-Qur’an di lingkungan madrasah terus meningkat dari tahun ke tahun.
Suasana haru semakin terasa, saat prosesi pelepasan atribut siswa dan penyerahan kembali siswa kepada orang tua dilakukan. Tangis haru tampak menyelimuti wajah para siswa, guru, dan wali murid yang selama tiga tahun telah bersama dalam perjalanan pendidikan di MTSN 5 Pasaman tersebut.
Acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX MTsN 5 Pasaman, akhirnya ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustadz Erpin, memohon keberkahan serta kesuksesan bagi seluruh siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (H.Eddi Gultom).











