BREAKING

Diragazza Flore - IMG 20250817 WA0002 scaled
Nasional

Pemkab Deli Serdang Percepat Transformasi Dari SPBE Menuju PEMDI

Sekdakab Dedi Maswardy : Kedepan Pengembangan Karier ASN Akan Didukung Melalui Sistem Manajemen Talenta

Pemkab Deli Serdang Percepat Transformasi Dari SPBE Menuju PEMDI - IMG 20260724 170349 scaled
Sekdakab Dedi Maswardy Pimpin Rakor PEMDI Kabupaten Deli Serdang, di Aula BKAD, Jumat (24/7/2026).

LUBUK PAKAM, DELI SERDANG, RATA MEWS.ID ; Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang Dedi Maswardy, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat transformasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), menuju Pemerintahan Digital (PEMDI) melalui integrasi data dan layanan digital, sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Penegasan tersebut disampaikan Sekdakab saat memimpin Rapat Tim Koordinasi Pemerintahan Digital (PEMDI) Kabupaten Deli Serdang, di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Jumat (24/7/2026).

Menurutnya, transformasi digital merupakan kebutuhan harus direspons pemerintah daerah, melalui tata kelola pemerintahan lebih modern, terintegrasi dan berbasis data.

“Seluruh aplikasi yang ada harus saling terhubung. Dengan integrasi data, pelayanan menjadi lebih efektif, efisien dan pemerintah dapat mengambil keputusan secara cepat, tepat serta akurat,” tegas Sekdakab.

Pemkab Deli Serdang Percepat Transformasi Dari SPBE Menuju PEMDI - IMG 20260724 170613
Sekdakab meminta seluruh ASN, meningkatkan kompetensi digital dan melengkapi data pada aplikasi MyASN.

Ia mencontohkan, integrasi data perpajakan dengan sistem perizinan, akan memudahkan pemerintah mengetahui berbagai kewajiban masyarakat, tanpa harus melakukan pemeriksaan secara terpisah.

Selain penguatan sistem, Sekdakab juga meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), meningkatkan kompetensi digital dan melengkapi data pada aplikasi MyASN, sebagai bagian dari penerapan Manajemen Talenta.

“Ke depan pengembangan karier ASN akan didukung melalui sistem manajemen talenta. Karena itu, seluruh ASN harus melengkapi data dan terus meningkatkan kompetensinya,” ujarnya.

Dedi turut mengajak seluruh OPD membangun budaya digital leadership, melalui kolaborasi dalam integrasi data serta pengembangan layanan digital, yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemkab Deli Serdang Percepat Transformasi Dari SPBE Menuju PEMDI - IMG 20260724 170423 scaled
Pemkab Deli Serdang tengah menyusun Arsitektur Pemerintahan Digital, ditargetkan rampung pada Oktober-November 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Deli Serdang Sandra Dewi Situmorang menjelaskan, pada 2026 pemerintah pusat mengubah konsep Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), menjadi Pemerintahan Digital (PEMDI). Meski regulasi teknisnya masih dalam proses penyusunan, Pemkab Deli Serdang tetap mengikuti evaluasi Pemerintahan Digital Tahun 2026.

Sandra menyampaikan, pada evaluasi SPBE Tahun 2025 Kabupaten Deli Serdang memperoleh indeks 3,86, yang masih berada di bawah rata-rata nasional maupun Provinsi Sumatera Utara. Karena itu, Pemkab Deli Serdang tengah menyusun Arsitektur Pemerintahan Digital yang ditargetkan rampung pada Oktober-November 2026, sebagai salah satu persyaratan evaluasi nasional.

Evaluasi PEMDI sendiri mencakup 20 indikator, yang terbagi dalam tujuh aspek penilaian, yakni tata kelola dan manajemen, penyelenggaraan, data, keamanan pemerintahan digital, teknologi pemerintahan digital, keterpaduan layanan digital pemerintah serta kepuasan pengguna layanan digital.

Untuk aspek keamanan, pemerintahan digital yang menjadi tanggung jawab Diskominfo, Kabupaten Deli Serdang telah meraih nilai 3,9 dengan kategori baik.

Sandra juga mengajak seluruh OPD mendukung pembangunan Rumah Data Kabupaten Deli Serdang, melalui penyampaian data sektoral, agar dapat diintegrasikan sebagai dasar penyusunan kebijakan daerah.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memiliki sekitar 94 aplikasi. Namun, sebagian di antaranya sudah tidak lagi aktif, sehingga akan dilakukan penataan untuk mengurangi beban server dan meningkatkan efisiensi pengelolaan sistem informasi. Ke depan, pengembangan difokuskan pada integrasi dan optimalisasi aplikasi yang telah ada, bukan sekadar menambah aplikasi baru.

“Kita ingin aplikasi dibangun tidak hanya mempermudah pekerjaan internal pemerintah, tetapi benar-benar menjadi layanan publik yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat”, pungkas Sandra. (01.RN/H. Zulkifli Barus).

Iklan gpaym - IMG 20250727 WA0005
IKLAN FLORIS - WhatsApp Image 2025 07 20 at 21.08.27

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts