BREAKING

Diragazza Flore - IMG 20250817 WA0002 scaled
Nasional

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi

SPBU 14.206.162 Kelurahan Lalang Lakukan Penerimaan Distribusi Truck Tangki Pertamina Dan Layani Konsumen Pagi Buta

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG 20260715 114719
Pengendara sepeda motor mengular antri untuk mendapatkan Pertalite disebuah SPBU di Kota Tebing Tinggi.

TEBING TINGGI, RATA NEWS.ID ; Masyarakat Kota Tebing Tinggi mengeluh, pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar masih sulit, kalaupun ada harus antri berjam-jam. Sampai sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari Pemko Tebing Tinggi, terkait kelangkaan BBM dan antrian panjang serta bagaimana solusi mengatasinya.

Kondisi sulitnya mendapatkan BBM Pertalite dan Solar di SPBU, sudah berlangsung dua Minggu lebih. Namun, saat ini banyak bermunculan pedagang minyak eceran dan mereka melakukan spekulasi, menjual Pertalite dengan harga jauh diatas SPBU.

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG 20260715 114632 scaled
Antrian panjang juga mengular di SPBU depan Stasiun Kereta Api Tebing Tinggi.

Untuk mendapatkan BBM bersubsidi, mereka rela antri berjam-jam setiap hari, dimana saja SPBU yang buka dan menjual Pertalite dengan harga jauh diatas SPBU.

Hasil pantauan Wartawan Rata News.id dalam beberapa hari, warga yang ingin membeli Pertalite mengikuti antrian panjang pada siang hingga malam hari, terlihat di SPBU Tambangan, Simpang Rambung, Depan Stasiun Kereta Api, Brohol, Kp. Keling, Simpang Beo dan Kota Bayu.

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG 20260718 134830 scaled
Terlihat oleh seorang warga, pagi itu mobil sedan ini ikut antri di SPBU 14.206.162 Lalang dan mengisi Pertalite hingga Rp. 600 ribu. Beberapa pengendara heran, melihat besarnya kapasitas tangki. Petugas SPBU diam saja, seperti tst.

Sedang di SPBU 14.206.162 Kelurahan Lalang, antrian terjadi pagi buta, dimulai sekitar pukul 02.00 wib dini hari. Di SPBU ini, disinyalir ada unsur kesengajaan menjual Pertalite di pagi buta. Kedatangan Truck Tangki Pertamina untuk mengisi tangki timbun di SPBU ini, tidak pernah siang hari, tapi selalu dilakukan di pagi buta sekitar pukul 01.00 wib dinihari.

Saat itu, ratusan pemilik kenderaan roda dua dan lebih, sudah antri panjang. Begitu Truck Tangki Pertamina selesai membongkar muatan, petugas SPBU mulai melayani pengisian kenderaan.

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG 20260715 114656 scaled
Konsumen antri berjam-jam hingga malam hari.

Kebanyakan pemilik kenderaan yang mengisi BBM Pertalite, menggunakan sepeda motor jenis Thunder, Vixion atau jenis kenderaan besar lainnya, dengan kapasitas tangki berisi diatas 15 liter.

Seorang warga, pembeli BBM Pertalite dipagi hari itu menyebutkan, kebanyakan yang antri adalah pedagang eceran. Terlihat rekannya membawa Beca berisi jerigen, menunggu diseputaran SPBU. Usai sepeda motor mengisi BBM penuh, langsung menemui rekannya untuk menyedot isi tangki. Setelah itu, kembali lagi ikut antrian.

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG20260714172751 scaled
Siang hari, tak ada aktivitas di SPBU 14.206.162 Kelurahan Lalang. Mereka beroperasi pagi buta dinihari.

Menurut Martin Yoga, salah seorang pembeli Pertalite, ada sebuah mobil sedan yang mengisi BBM hingga Rp. 600.000. “Padahal, kapasitas tangki mobil sedan paling banyak 45 liter. Kalau bisa membeli Rp. 600.000, berarti tangkinya sudah dimodifikasi”, sebut Martin.

Warga mengharapkan, agar ada tindakan terhadap pengelola SPBU Kelurahan Lalang, karena disinyalir menjual BBM kepada pedagang eceran.

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG 20260718 140351 scaled
Kenderaan ini kecele dan harus putar arah, saat memasuki SPBU 14.206.162 Kelurahan Lalang di siang hari, tak ada aktivitas disana, begitulah setiap hari.

“Dengan menjual Pertalite kepada pedagang eceran, petugas mendapat fee dan stok minyak cepat habis dalam tempo 4 jam. Siang hari sudah tidak adalagi minyak pertalite,” ucap beberapa warga kesal.

Walau pembelian BBM Pertalite di SPBU harus antri berjam-jam dan stoknya cepat habis, tapi pedagang eceran sekarang menjamur di Kota Tebing Tinggi.

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG 20260715 114531 scaled
Di pedagang eceran, Pertalite 1 botol Air Mineral ukuran 1,5 liter, dibandrol dengan harga Rp. 25-30 ribu.

Para pedagang eceran menjual Pertalite dengan menggunakan botol air mineral ukuran 1,5 liter, jika penuh dihargai Rp. 20-25 ribu. Banyak juga yang menjual isi 1 liter dengan harga Rp. 15 ribu.

Para pedagang eceran, baik dari dalam maupun luar kota, selalu memburu dimana saja SPBU yang sedang menjual Pertalite. Mereka membeli dengan menggunakan sepeda motor jenis Thunder atau Vixion dan kaki tangannya membawa puluhan jerigen menggunakan Beca, yang menunggu tidak jauh dari SPBU.

Pembelian BBM Pertalite Masih Sulit Dan Antri Di Kota Tebing Tinggi - IMG 20260715 114812
Antrian panjang terlihat di SPBU Kampung Keling.

Atas kondisi ini, masyarakat Kota Tebing Tinggi meminta pihak berwenang menertibkannya, sehingga masalah kesulitan mendapatkan BBM dan selalu antri, bisa normal kembali. (RN).

Iklan gpaym - IMG 20250727 WA0005
IKLAN FLORIS - WhatsApp Image 2025 07 20 at 21.08.27

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts