Sunggal, Deliserdang, Rata News.id :
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Vidia Hafid mengatakan, kehadiran Tim Kementerian Komdigi di Sumatra Utara khususnya Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, bertujuan untuk memberikan semangat kepada masyarakat terdampak banjir. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, berupaya memastikan pemulihan konektivitas sebagai kebutuhan dasar masyarakat di masa darurat.
Hal itu dikatakan Meutya Hafid, pada pelaksanaan zikir akbar dan doa bersama, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, di Lapangan Sepakbola Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (13/12/2025).
“Wilayah Sunggal, lanjut salah satu Menteri Kebanggaan Presiden Prabowo Subianto ini, memang termasuk yang paling terdampak. Karena itu, Saya hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan masyarakat tidak kehilangan akses komunikasi,” ungkap Meutya, yang juga dikenal sebagai mantan Wartawan Perang.

Bersama di Sunggal, Deliserdang.
Meutya Hafid menjelaskan, banjir di Sumatera Utara sempat berdampak pada infrastruktur telekomunikasi. Dari 9.612 menara telekomunikasi yang ada, sebanyak 4.368 tower terdampak banjir. Sekarang, 4.273 tower atau sekitar 97,8 persen telah berhasil dipulihkan.
“Pemulihan konektivitas menjadi prioritas, karena masyarakat sangat membutuhkan informasi, baik untuk keluarga, maupun kondisi lingkungan sekitar,” tutur Menteri Komdigi yang berdarah Bugis dan Sunda ini.
Selain pemulihan jaringan tambahnya, Komdigi juga mendirikan posko dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak banjir, bekerja sama dengan pemerintah daerah. Langkah ini dilakukan untuk membantu pemulihan mental masyarakat, khususnya anak-anak.
“Saya mengajak masyarakat untuk tetap optimistis dan saling peduli. Ia mengutip ayat Al-Qur’an “fa inna ma’al ‘usri yusra”, yang bermakna bahwa setiap kesulitan pasti disertai kemudahan,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo, SS, dalam sambutannya diacara zikir mengutarakan, bahwa Sunggal merupakan salah satu kawasan terparah, dari 17 wilayah di Kabupaten Deliserdang yang dilanda bencana banjir beberapa waktu lalu.
“Melalui zikir dan doa bersama ini, saya berharap masyarakat memperoleh kekuatan batin dan semangat untuk bangkit,” kata Wabup Lom Lom Suwondo.
Kegiatan dihadiri sekitar 1.500 warga itu, Wabup Lom Lom Suwondo memberi apresiasi atas perhatian diberikan pemerintah pusat, khususnya Kemkomdigi yang dalam kurun waktu lima bulan terakhir, telah dua kali berkunjung ke Deliserdang.
Sebelumnya, Ibu Menteri juga datang dalam rangka memberi bantuan, pemasangan jaringan WiFi gratis di ribuan rumah warga Deliserdang, maupun warga Kabupaten Serdang Bedagei.

Menurutnya, perhatian tersebut sangat berarti, terutama dalam memastikan layanan komunikasi dan informasi tetap berjalan pascabencana. “Saya bersyukur, jaringan seluler di Deliserdang tetap stabil dalam mendukung kebutuhan masyarakat, memperoleh informasi,” jelas Wabup.
Zikir akbar dan doa bersama yang berlangsung khusyuk itu, juga diisi dengan tausiah oleh Ustaz Muhammad Nur Maulana. Doa bersama untuk keselamatan, kekuatan, dan pemulihan masyarakat Sumatera Utara dan daerah lain yang terdampak bencana.
Pada kesempatan itu juga, dilaksanakan pembagian sembako kepada anak yatim dan korban terdampak bencana.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, anggota Dewan Pengawas Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi Virgie Baker, Anggota DPRD Deliserdang Wahyu Danin, SE, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Zainal Abidin Hutagalung, MAP, Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik Dan Persandian (Kominfostan) Anwar Sadat Siregar, SE, MSi, Camat Sunggal Danang Purnama Yudha, SSTP, MSi dan lainnya. (01.RN/zb).











