BREAKING

Diragazza Flore - IMG 20250817 WA0002 scaled
Nasional

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Gercep Tangani Banjir Dan Longsor Bantaran Sungai Ular, Warga Diungsikan

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Gercep Tangani Banjir Dan Longsor Bantaran Sungai Ular, Warga Diungsikan - IMG 20261103 115901 scaled
Kondisi rumah warga di Bantaran Sungai Ular yang terkena banjir dan longsor.

Galang, Deli Serdang ; Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan mengambil langkah cepat, dengan membawa serombongan kepala dinas terkait untuk menangani dampak banjir dan longsor hingga menyebabkan erosi parah di bantaran Sungai Ular, Desa Bandar Kuala, Kecamatan Galang.

Para kepala dinas itu diantaranya Kadis Kesehatan dr. Tetti Rossanti Keliat, MKM, Kepala Bappedalitbang Yetti Pinem, S.STP, MM, Kadis PMD Dra. Anita Magdalena Situmorang, Kadis Pendidikan A. Fitryan Sukry, S.STP, MSi, Kadis Perkim Jansu Sipahutar, ST, MT, Kadis SDABMBK Suparno, S.Sos, M.SP, Kadis Cipta Karya Rachmadsyah, ST dan beberapa pimpinan OPD lain.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Gercep Tangani Banjir Dan Longsor Bantaran Sungai Ular, Warga Diungsikan - IMG 20261103 115527
Bupati Asri Ludin melakukan gerak cepat bantu warga korban banjir dan longsor di Bantaran Sungai Ular.

Langkah penanganan dilakukan melalui relokasi warga dari kawasan rawan serta penataan bantaran sungai, menjadi jalur hijau guna mencegah jatuhnya korban di kemudian hari.

Langkah tersebut disampaikan Bupati saat meninjau langsung lokasi terdampak, Senin (2/11/2026). Banjir yang terjadi pada Kamis (29/10/2026) dini hari, menyebabkan 11 rumah warga mengalami kerusakan, dengan bagian belakang bangunan runtuh, akibat tanah di sekitar bantaran sungai terus tergerus arus air. Badan jalan juga mengalami keretakan karena tanah di sekitarnya terus terkikis.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Gercep Tangani Banjir Dan Longsor Bantaran Sungai Ular, Warga Diungsikan - IMG 20261103 115551 scaled
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menjenguk warga korban banjir dan longsor di tenda.

Saat melihat kondisi bibir sungai, Bupati menyebut pengikisan telah terjadi di sepanjang kawasan tersebut. Bahkan, lebar sungai yang sebelumnya diperkirakan sekitar 20 meter kini telah mencapai 40 hingga 50 meter.

“Hari ini saya langsung meninjau saudara-saudara kita yang terdampak longsor di pinggir sungai. Kita lihat memang, sepanjang daerah sungai itu sudah mulai tergerus. Sungai ini juga sudah semakin lebar,” ujarnya.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Gercep Tangani Banjir Dan Longsor Bantaran Sungai Ular, Warga Diungsikan - IMG 20261103 115736 scaled
Bupati Asri Ludin Tambunan memastikan korban banjir dan longsor mendapat bantuan cukup.

Peninjauan dilakukan bersama Danramil 18 Galang Kapten Infanteri Aris, Kapolsek Galang AKP Doli Suryanto Silaban dan perwakilan Danbrigif 77/RR. Melihat kondisi lokasi, Bupati memutuskan, bahwa warga yang terdampak tidak diizinkan kembali tinggal di kawasan tersebut. Imbauan juga diberikan kepada warga lainnya.

Sebagai gantinya, Bupati mengungkapkan warga terdampak akan direlokasi ke hunian sementara (huntara), yang lebih layak agar tidak lagi menempati tenda darurat.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Gercep Tangani Banjir Dan Longsor Bantaran Sungai Ular, Warga Diungsikan - IMG 20261103 115616 scaled
Kondisi rumah korban banjir dan longsor di Bantaran Sungai Ular.

“Beberapa ada yang tinggal di rumah saudara. Meskipun di tenda, kita lengkapi semuanya, mulai dari makanan, air bersih, administrasi kependudukan, sampai kebutuhan pendidikan anak-anak yang terdampak. Kita berharap masyarakat tetap semangat melanjutkan kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Terkait relokasi, Bupati mengatakan Pemkab Deli Serdang akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk pihak PTPN melalui Adolina, untuk sinergi penyediaan lahan bagi warga terdampak.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Gercep Tangani Banjir Dan Longsor Bantaran Sungai Ular, Warga Diungsikan - IMG 20261103 115639 scaled
Bupati Asri Ludin Tambunan menghibur seorang anak korban banjir dan longsor.

Relokasi akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan menyiapkan hunian sementara sebelum dilanjutkan ke hunian tetap. Kajian menyeluruh juga dilakukan untuk menentukan langkah penanganan dan masa depan permukiman di kawasan tersebut. Kawasan bantaran sungai yang ditinggalkan nantinya, diharapkan dapat ditata menjadi jalur hijau agar tidak kembali dimanfaatkan sebagai permukiman.

“Kita akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya PTPN Adolina, untuk merelokasi masyarakat. Kita siapkan tempat sementara, kemudian nantinya berlanjut ke hunian tetap. Kita berharap kawasan ini seluruhnya bisa menjadi jalur hijau agar tidak ada lagi korban di kemudian hari,” jelasnya.

Bupati mengingatkan, ancaman erosi masih berpotensi meluas apabila hujan deras dan peningkatan debit sungai kembali terjadi. Karena itu, relokasi menjadi bagian penting dari upaya melindungi masyarakat, mengingat permukiman yang masih tersisa juga berisiko terdampak jika sungai kembali meluap.

Selain memastikan kebutuhan pokok terpenuhi, administrasi kependudukan warga yang terdampak juga telah diterbitkan kembali. Akses internet dan televisi juga diberikan di tenda hunian sementara, untuk menunjang kenyamanan warga selama mengungsi serta membantu mereka tetap memperoleh informasi dan berkomunikasi. “Persoalan mereka saat ini adalah tempat tinggal, tetapi aktivitas sehari-hari harus tetap bisa berjalan,” tegasnya.

Melalui penanganan darurat dan rencana relokasi tersebut, Pemkab Deli Serdang berharap keselamatan warga di sepanjang Sungai Ular dapat lebih terjamin, sekaligus mencegah risiko bencana serupa mengancam permukiman di kawasan itu pada masa mendatang.(01.RN/H. Zulkifli Barus).

Iklan gpaym - IMG 20250727 WA0005
IKLAN FLORIS - WhatsApp Image 2025 07 20 at 21.08.27

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts