
LUBUK PAKAM, RATA NEWS.ID : Lomba Membual (dongeng) merupakan salah satu dari banyak aktifitas seni melayu, bakal difestivalkan di acara Gebyar Pesta adat budaya melayu, yang akan diselenggarakan Pengurus Daerah MABMI Kabupaten Deli Serdang pada tanggal 13 s/d 15 November 2026, di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Plt Ketua PD MABMI Deli Serdang H. Zamaudin Abdullah didampingi Sekretaris MABMI Deli Serdang Drs. Syahdan, mengatakan hal itu kepada Rata News.id usai melakukan audensi dengan Bupati Asri Ludin Tambunan diruang kerjanya, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, pelaksanaan Festival budaya melayu ini merupakan pertama kali diselenggarakan MABMI Deli Serdang dan kedepannya akan dilaksanakan setiap tahun, hingga diharapkan pada gilirannya, akan menjadi agenda seni budaya tahunan, yang tercatat di Kementerian dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Pelaksanaan festival Gebyar seni ini akan didaftarkan pada Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia di Jakarta. Festival diselenggarakan tahun ini, diantaranya Lomba dayung sampan dilautan Percut, Tari Tradisional Melayu, Tarian Melayu Kreasi baru, Busana Melayu, Balas Pantun, Bual Melayu (Dongeng Humor), Bermain Congkak, dan Lomba Stand UKM ala melayu. Para pesertanya dari PC Kecamatan-kecamatan di Kabupaten Deli Serdang.

“Seni membual merupakan seni yang saat ini nyaris punah dan seni itu dahulu cukup familiar bagi masyarakat melayu. Agar tidak punah coba kita populerkan kembali”, ujar H. Zamaudin.
H. Zamaudin Abdullah berharap puak-puak melayu Deli Serdang, agar turut serta mensukseskan Gebyar Seni Budaya melayu perdana dan membawa para keluarga maupun handai tolan, utamanya kaum gend Z, yang nantinya bakal menjaga sekaligus melestarikan seni budaya melayu.
Pemkab Dukung
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyambut baik rencana pelaksanaan Gebyar Pesta Adat Budaya Melayu Deli Serdang Tahun 2026, dijadwalkan berlangsung pada November mendatang di Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zainal Abidin Hutagalung, saat menerima audiensi Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) Kabupaten Deli Serdang di Kantor Bupati Deli Serdang.
Hadir dalam rombongan audiensi, Plt Ketua MABMI Deli Serdang H. Zamaudin Abdulah didampingi Ketua PW MABMI Sumut Dr. Ibnu Affan, SH, M.Hum dan Wakil Ketua PW MABMI Sumut H. Rachmatsyah, SH, Sekretaris MABMI Deli Serdang, Drs. Syahdan. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut akan menampilkan beragam kesenian dan tradisi Melayu, seperti tarian dan musik Melayu serta lomba perahu sampan yang direncanakan berlangsung di kawasan Bagan Percut.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan adat dan budaya Melayu sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat luas. Sebagai bagian dari sejarah dan perkembangan Deli Serdang, budaya Melayu perlu terus dijaga agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin melestarikan adat dan budaya Melayu, sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya eksistensi budaya Melayu sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zainal Abidin Hutagalung, menyampaikan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Pemkab Deli Serdang juga mendorong penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya yang melibatkan masyarakat.
“Rencana pesta adat budaya Melayu ini sudah disampaikan secara detail, termasuk pelaksanaannya. Semangat yang sama juga ada pada Bapak Bupati Deli Serdang, terutama dalam mendorong kegiatan dan event yang berkaitan dengan budaya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut memerlukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa agar dapat berjalan dengan baik.
“Hal-hal teknis akan kami koordinasikan dengan dinas terkait. Karena lokasinya berada di wilayah kecamatan, tentu kami juga akan menyampaikan kepada camat dan kepala desa terkait pelaksanaan kegiatan tersebut,” jelasnya.
Melalui Gebyar Pesta Adat Budaya Melayu 2026, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap pelestarian seni dan tradisi Melayu dapat terus diperkuat, sekaligus menjaga identitas budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya nasional. (01.RN/H. Zulkifli Barus).











