
Tebingtinggi, Rata News.id :
Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi, memberikan pembekalan kepada seluruh Kepala Lingkungan (Kepling), agar dapat bekerja secara profesional dan menjadi ujung tombak pemerintahan yang Kapabel (mampu, cakap, pandai, atau sanggup melakukan sesuatu dengan baik) serta memiliki kredibilitas (dapat dipercaya dan berkualitas serta menimbulkan kepercayaan masyarakat).
Dalam arahannya pada acara pembekalan tersebut, Walikota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih, memberikan instruksi tegas, kepada seluruh Kepala Lingkungan (Kepling) se-Kota Tebingtinggi, untuk melakukan pendataan ulang terhadap masyarakat penerima bantuan sosial (bansos). Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan objektif.

Pesan tersebut disampaikan Walikota dalam kegiatan pembukaan Pembekalan Kepala Lingkungan dan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Tahun 2026, yang digelar di Aula Lantai IV Gedung Balai Kota, Jalan Dr. Sutomo, Selasa (14/4/2026).
Dalam arahannya, Walikota menekankan pentingnya integritas dalam proses pendataan. Walikota juga meminta para Kepling, yang baru dilantik pada akhir Desember 2025, untuk bekerja secara profesional dan tidak mendasarkan bantuan pada kedekatan personal atau keluarga semata.

“Tolong benar-benar gunakan hati kita. Jangan karena kedekatan, langsung kita beri, sementara kondisi ekonomi sudah menengah ke atas. Ini yang tidak boleh sebenarnya,” tegas Walikota Iman Irdian Saragih.
Walikota juga meminta para Kepling, untuk intens menjalin koordinasi dengan Lurah, Camat, hingga Dinas Sosial, agar data masyarakat masuk ke dalam sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara akurat.
“Bapak, Ibu, wajib melakukan pendataan ulang, koordinasi pada Lurah, Camat dan bekerja sama dengan Dinas Sosial, masuk ke dalam DTSEN,” tambah Walikota.
Selain masalah bansos, Walikota berharap, para Kepling sebagai ujung tombak pemerintahan, dapat bersinergi dengan pemerintah kota. Walikota mengingatkan, bahwa tantangan di lapangan seperti kritik dari masyarakat adalah hal yang lumrah.

“Program pemerintah wajib kita dukung. Begitu juga kami di pemerintah daerah, wajib mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Kita juga harus bekerja senafas, satu frekuensi, sesuai dengan hati, pikiran, ucapan dan perbuatan. Walaupun ada menghujat, itu biasa. Biar nanti juga masyarakat yang menilai, bapak, ibu bekerja atau tidak berbuat, untuk rakyatnya,” ujar Walikota.
Kepala Dinas P3APM (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat) H. Muhammad Syah Irwan dalam laporannya menjelaskan, bahwa kegiatan ini diikuti oleh 179 Kepala Lingkungan se-Kota Tebingtinggi, bermaksud dan tujuan kegiatan adalah untuk memberikan pembekalan wawasan, bagi Kepling selaku ujung tombak pemerintahan, meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan masyarakat dan meningkatkan kinerja serta kemampuan Kepling dalam merespon kelurahan masyarakat, juga membantu kelancaran program pemerintah.

Acara tersebut juga diisi dengan sosialisasi dari Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tebingtinggi Hasipola Manalu, terkait jaminan sosial bagi tenaga kerja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadis Perhubungan Yustin Bernard Hutapea, Kadisdikbud Muhammad Deni Saragih, perwakilan Cabdisdik Wilayah III Andreas Telaumbanua, Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Tebingtinggi Tengku Rahmuddin Amrah serta Pemimpin Bank Sumut Cabang Kota Tebingtinggi Muhammad Fadil dan Tim Peliputan Diskominfo. (02.RN/H. Suhartoyo)










