BREAKING

Diragazza Flore - IMG 20250817 WA0002 scaled
Nasional

Antrean Pertalite Mengular Di Sejumlah SPBU Pasaman Dan Pasaman Barat, Pengawas SPBU Silang Empat Bantah Isu Penyaluran Ke Luar Daerah

Antrean Pertalite Mengular Di Sejumlah SPBU Pasaman Dan Pasaman Barat, Pengawas SPBU Silang Empat Bantah Isu Penyaluran Ke Luar Daerah - IMG 20260713 190505 scaled
Masyarakat antre BBM Pertalite di SPBU Panti, Kabupaten Pasaman.

PASAMAN, SUMATERA BARAT, RATA NEWS.ID ; Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat di berbagai daerah di Pulau Sumatera, mengeluhkan semakin sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.

‎Fenomena tersebut ditandai dengan antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sehingga pengguna kendaraan harus menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

‎Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kondisi tersebut. Namun, berdasarkan pantauan WARTAWAN RATA NEWS.ID, pada Jumat dan Sabtu (10-11 Juli 2026), antrean panjang terlihat hampir di seluruh SPBU di Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, mulai dari SPBU Simpang Empat menuju arah Padang, SPBU Sarik, hingga SPBU Kinali.

Antrean Pertalite Mengular Di Sejumlah SPBU Pasaman Dan Pasaman Barat, Pengawas SPBU Silang Empat Bantah Isu Penyaluran Ke Luar Daerah - IMG 20260713 190559 scaled
Antrean kendaraan mengular di SPBU Sariak Simpang Tiga, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jum’at (10/7/2026) pagi.

Menurut keterangan dari beberapa kalangan, antrean mengular di sejumlah SPBU wilayah Pasaman dan Pasaman Barat disebabkan oleh gangguan pada jalur distribusi logistik serta maraknya aksi pelangsir BBM bersubsidi. Kendala ini memicu kelangkaan stok Pertalite, yang turut diperparah oleh keengganan warga beralih ke Pertamax, akibat lonjakan harga.

‎Kepadatan kendaraan yang mengantre, menyebabkan masyarakat sedang melakukan perjalanan, harus meluangkan waktu cukup lama hanya untuk memperoleh Pertalite.

Di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir, kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite, juga Biosolar, dipicu oleh maraknya aksi pelangsir serta terganggunya distribusi akibat hambatan di sejumlah jalur logistik.

Antrean Pertalite Mengular Di Sejumlah SPBU Pasaman Dan Pasaman Barat, Pengawas SPBU Silang Empat Bantah Isu Penyaluran Ke Luar Daerah - IMG 20260713 182504 scaled
Pengawas SPBU Silang Empat Lahuddin Hasibuan.

Di Pasaman Barat, antrean mengular panjang di SPBU Sariak, Kecamatan Luhak Nan Duo pada Jumat (10/7/2026). Hengki (25) warga setempat mengatakan, sepeda motor mengular hingga enam lapis dan memakan badan jalan. Banyak masyarakat dan pengemudi angkutan barang harus menunggu selama berjam-jam, bahkan tidak sedikit kehabisan stok sebelum mendapat giliran mengisi BBM.

‎Salah seorang pengendara mobil yang ditemui wartawan mengaku, harus menunggu sekitar satu setengah jam.” Untuk mendapatkan Pertalite sekarang seperti mencari harta karun, saya sudah menunggu sekitar satu setengah jam,” katanya.

‎Menurutnya, membludaknya antrean di sejumlah SPBU menunjukkan bahwa stok Pertalite di beberapa lokasi lain telah habis, sehingga masyarakat berbondong-bondong menuju SPBU yang masih memiliki persediaan.

Antrean Pertalite Mengular Di Sejumlah SPBU Pasaman Dan Pasaman Barat, Pengawas SPBU Silang Empat Bantah Isu Penyaluran Ke Luar Daerah - IMG 20260713 182403 scaled
Situasi di sebuah SPBU Kabupaten Pasaman Barat.

‎Pantauan wartawan pada awal Juli 2026, juga menunjukkan kondisi serupa di Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Medan-Padang. Sekitar pukul 13.00 WIB, SPBU Panti dilaporkan telah kehabisan stok Pertalite maupun Solar. Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU Lubuk Sikaping, sehingga wartawan tidak dapat melakukan pengisian BBM di lokasi tersebut.

‎Karena BBM pertalite tidak ada di Lubuk Sikaping, wartawan kemudian memutuskan untuk menuju pulang ke Dua Koto dan di SPBU Silang Empat, Nagari Cubadak Barat, Kecamatan Dua Koto mengisi BBM pertalite sekitar pukul 17.00 WIB. “Alhamdulillah, stok Pertalite di SPBU tersebut masih tersedia sehingga pengisian BBM dapat dilakukan tanpa kendala,” ujar rekan wartawan.

‎Belakangan muncul keluhan dari sebagian masyarakat, khususnya berasal dari kawasan pedalaman, yang mempertanyakan ketersediaan Pertalite di SPBU Silang Empat. Keluhan tersebut bahkan sempat beredar melalui media daring, dengan anggapan bahwa SPBU tersebut kerap mengalami kekosongan stok.

‎Namun, berdasarkan pantauan wartawan pada Senin (13/7/2026) pagi, stok Pertalite di SPBU Silang Empat masih tersedia. Aktivitas pengisian BBM juga berlangsung normal meski jumlah kendaraan, terutama roda empat yang melintas di Jalan lintas provinsi Panti-Simpang Empat tetap cukup padat.

‎Dari hasil pengamatan di sejumlah SPBU di Kabupaten Pasaman, SPBU Silang Empat Dua Koto termasuk salah satu SPBU yang relatif memiliki kelancaran pasokan, dibandingkan beberapa SPBU lainnya. Meski demikian, ketika permintaan masyarakat meningkat tajam, stok Pertalite tentu dapat habis lebih cepat sebelum pasokan berikutnya tiba dari Pertamina.

Antrean Pertalite Mengular Di Sejumlah SPBU Pasaman Dan Pasaman Barat, Pengawas SPBU Silang Empat Bantah Isu Penyaluran Ke Luar Daerah - IMG 20260713 193709 scaled
Antrean kenderaan roda dua dan truck, mengular disebuah SPBU di Kabupaten Pasaman.

‎Menanggapi berbagai keluhan tersebut, pengawas SPBU Silang Empat Lahuddin Hasibuan menegaskan, bahwa habisnya stok Pertalite semata-mata disebabkan tingginya pemakaian masyarakat yang bepergian dimasa libur sekolah. “Habisnya Pertalite karena dibeli oleh konsumen,” jelasnya.

‎”Mana mungkin kami melarang kendaraan yang melintas untuk mengisi BBM, dari mana pun mereka berasal dan ke mana pun tujuan mereka, selama memenuhi ketentuan, memiliki barcode dan tangki kendaraan lagi membutuhkan pengisian, tentu kami layani,” tegas Lahuddin.

‎”Di samping itu, kami juga melayani pengisian jerigen bagi masyarakat petani dan pengecer di wilayah kampung pedalaman,” ujar Lahuddin kepada wartawan, Senin (13/7/2026).

‎Ia menjelaskan, bahwa apabila stok sedang habis, pihak SPBU tidak memiliki pilihan, selain menunggu distribusi berikutnya dari Pertamina. ‎”Kalau memang stok sedang habis, tentu kami harus menunggu pasokan dari Pertamina,” sebutnya.

‎”Jadi kalau dikatakan SPBU ini selalu kosong, itu tidak benar. Memang ada saat-saat stok habis karena seluruhnya sudah terjual. Tetapi jika ada tuduhan, bahwa Pertalite sengaja dijual ke luar daerah sehingga masyarakat tidak kebagian, itu adalah fitnah dan tidak sesuai dengan fakta,” ucap Lahudin.

‎Fenomena antrean panjang Pertalite yang terjadi di sejumlah daerah di Sumatera Barat, diharapkan menjadi perhatian seluruh pihak terkait. Masyarakat berharap, distribusi BBM bersubsidi tetap berjalan lancar sehingga kebutuhan energi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan di jalur lintas maupun kawasan pedalaman, tetap terpenuhi secara merata. (Pewarta : H. Eddi Gultom).

IKLAN FLORIS - WhatsApp Image 2025 07 20 at 21.08.27
Iklan gpaym - IMG 20250727 WA0005

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts