Pengurus Persatuan Purnakaryawan Perkebunan Republik Indonesia (P3RI) PTPN IV Palmco Regional I, Ranting Kebun Hapesong Dan Batangtoru, Selasa (26/5/2026), melakukan sosialisasi Dan pendataan pensiunan penerima lumpsum bantuan uang beras, diloksi kebun, bekerjasama dengan pegawai kantor personalia kebun.
Menurut Ketua P3RI Ranting Kebun Hapesong Sutrisno didampingi Sekretaris Surip Hartono, sosialisasi dan pendataan ini, sesuai arahan dari Direksi PTPN IV Palmco dan Ketua P3RI Cabang PTPN IV Palmco Regional I Medan H. Ngadi, SE, QIA, terkait akan dibayarkannya lumpsum bantuan uang beras secara tebas.

Dikatakan Sekretaris Surip Hartono, sosialisasi dan pendataan dilakukan dikantor kebun, juga akan dilakukan secara door to door, mengingat banyak pensiunan sudah sepuh tidak bisa jalan, ada juga yang sakit berkepanjangan.
Kegiatan sosialisasi guna memberikan penjelasan terkait pembayaran lumpsum bantuan uang beras secara tebas dan nominal perolehan uangnya.

“Setelah mereka faham dan mengerti, kemudian diminta membuat surat pernyataan serta menandatanganinya diatas materai 10 ribu. Hal ini dimaksudkan, agar tidak ada permasalahan hukum dibelakang hari,” jelas Surip Hartono, saat dihubungi via Hp, Rabu malam (27/5/2026).
Dari hasil sosialisasi dan pendataan yang dilakukan di Kebun Hapesong dan Batangtoru serta kunjungan door to door, dikatakan Surip Hartono, bahwa seluruh pensiunan dikedua kebun tersebut, seluruhnya merupakan anggota tetap P3RI, setuju dan menerima pembayaran yang diberikan Direksi. “Pensiunan disini semua setuju pemberian lumpsum bantuan uang beras, asal setelah diteken surat pernyataan dilampiri fotokopi KTP dan buku Bank, langsung dibayar tebas, tidak dicicil-cicil,” ucap Surip, sebagaimana juga harapan pensiunan disana.

Dikebun Hapesong, pensiunan yang sudah menandatangani surat pernyataan sudah hampir 90 persen dari jumlah pensiunan 440 orang. “Sisanya akan kami tuntaskan dalam dua hari ini secara door to door,” ungkap Surip, Kamis (28/5/2026).
Sedang di Kebun Batangtoru, menurut Ketuanya Pendi Harahap dan Sekretaris Rohadi, sudah terdata dan meneken surat pernyataan sebanyak 260 orang, dari jumlah pensiunan 390 orang. “Wilayah kebun kami berjauhan, ada di Batangtoru, Pijarkoling dan Marpinggan, semuanya di Kabupaten Tapanuli Selatan. Tapi dalam Minggu ini, semuanya bakal tuntas,” tegas Pensi didampingi Rohadi.

Beberapa pensiunan disana merasa gembira, karena polemik permasalahan bantuan uang beras yang sudah berjalan 9 bulan, akhirnya selesai heppy ending. “Kami bangga dengan Ketua P3RI Cabang PTPN IV Palmco Regional I Medan H. Ngadi, SE dan juga pengurus PAC Dser2 serta pengurus ranting, telah begitu gigih dan peduli pada pensiunan. Apalagi kami yang jauh dari Medan serta wilayah rawan bencana, butuh perhatian intens,” ungkap beberapa pensiunan dengan gembira penuh haru, bakal menerima uang yang akan dimanfaatkan untuk usaha, supaya bisa membeli beras penyambung hidup.
“Hidup P3RI, yang kami percaya bisa menyuarakan nasib pensiunan, untuk meraih kesejahteraan bersama. Setelah uang beras ini tuntas dari polemik, kami harap Pak Ngadi dan Pengurus P3RI lainnya, segera memperjuangkan kenaikan gaji pensiun, yang saat ini masih mengacu PhDP Tahun 2011. Kalaupun belum bisa disesuaikan dengan tahun terakhir, tapi kami minta bisa disesuaikan dengan yang termaktub di PKB Regional I, yaitu PhDP Tahun 2013. Itu harus diperjuangkan pak Ketua P3RI H. Ngadi, karena sudah disepakati Direksi dan SPBUN, kami siap mendukung P3RI dan
men do’akan pak Ngadi menjadi Ketua Umum PB P3RI pusat, tegas mereka ramai-ramai dengan penuh semangat. (02.RN/sty).











