BREAKING

Diragazza Flore - IMG 20250817 WA0002 scaled
Tak Berkategori

500 Hektar Lahan HGU Kebun Silaudunia Regional I Digugat Masyarakat Damak Urat, PTPN Punya Bukti Sah

Silau Dunia, Serdangbedagai, Rata News.id :
Masyarakat Desa Damak Urat, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Sei. Rampah, terkait kepemilikan lahan HGU Kebun Silaudunia, PTPN IV Regional I, seluas 500 hektar.

Sengketa lahan antara masyarakat dengan Kebun Silaudunia, PTPN IV Regional I di Desa Damak Urat, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) berada di Afdeling I, saat ini telah bergulir di Pengadilan Negeri Sei. Rampah.

Menurut Asisten Personalia Kebun (APK) Silaudunia Darma Bakti Tambunan, SH, di Operating Room (OR), Jum’at (30/01/2026), yang dihadiri antara lain Askep Rayon A Zulkarnain, SP, Asisten Afdeling I Gading Jonatan Parapat, STP, menyatakan bahwa Kebun Silau Dunia punya alas hak dan memiliki izin otentik serta dokumen sah.

“Ini adalah perkara perdata Nomor 3 Tahun 2026, dimana Rudi Purba dan kawan-kawan melakukan pendaftaran gugatan perdata, terhadap objek lahan HGU PTPN IV Regional I Kebun Silau Dunia,” jelas Darma Bakti.

Dikatakannya, Kebun Silaudunia memiliki perizinan otentik, dokumen sah, yakni Sertifikat Hak Guna Usaha(HGU), yang merupakan dokumen resmi, bukti hak mengusahakan lahan untuk perkebunan.

500 Hektar Lahan HGU Kebun Silaudunia Regional I Digugat Masyarakat Damak Urat, PTPN Punya Bukti Sah - IMG 20260203 WA0003
APK Kebun Silaudunia Darma Bakti Tambunan bersama Askep Rayon A Zulkarnaen, SP, memberikan klarifikasi terkait gugatan masyarakat atas lahan HGU.

Darma Bakti Tambunan menyebutkan, Kebun Silaudunia menjunjung tinggi dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Sei. Rampah.

Manajemen Kebun Silaudunia mengapresiasi atas tindakan preventif (pencegahan), dalam pelaksanaan pengamanan dilapangan, sehingga memunculkan win-win solusine, baik dari pihak penggugat dan tergugat, sehingga proses produksi tidak sampai stagnan (berhenti).

Pihak Kebun berharap, Conflict of Interest (benturan kepentingan) yang terjadi, merupakan perkara perdata dan sedang berlangsung di PN Sei. Rampah, tidak menimbulkan isu-isu negatif, terlebih berkaitan dengan dokumen perusahaan.

“Sesuai alas hak, kami memiliki otentik yang sah secara hukum dan akan tetap melaksanakan regulasi berlaku,” jelas Darma Bakti Tambunan.

Ditambahkanya, perusahaan tetap objektif menyikapi permasalahan ini dan mengapresiasi atas tindakan klarifikasi, sehingga tergugat, maupun penggugat, menjunjung tinggi serta menghormati proses pengadilan sedang berjalan, dimana sidang pertama atas gugatan kedua pada 29/01/2026, berlangsung pada tahapan proses verifikasi dokumen.

Akibat dari sengketa ini, kerugian dipihak perusahaan cukup signifikan, yakni produksi menurun 10 Ton perhari, dimana saat normal 30 Ton perhari.

500 Hektar Lahan HGU Kebun Silaudunia Regional I Digugat Masyarakat Damak Urat, PTPN Punya Bukti Sah - IMG 20260203 WA0004
Pimpinan Kebun Silaudunia diskusi santai dengan wartawan, terkait gugatan masyarakat Desa Damak Urat atas lahan HGU Kebun Silaudunia.

Darma Bakti Tambunan, juga menyebutkan, Kebun Silaudunia menyampaikan langkah-langkah dilakukan, yakni berkoordinasi dengan Kantor Regional I Medan, PKS terkait penggalian produksi serta bantuan pengawasan dan pengendalian (Wasdal) dari pihak Kepolisian, baik Polda Sumut, Polres Tebingtinggi, maupun Polsek setempat.

Selain itu juga berkoordinasi dengan Kebun/Unit se-1 GS1, dalam pelaksanaan bantuan tenaga pengamanan internal (Satpam) Kebun/Unit serta Pam Eksternal Bawah Kendali Operasi (BKO).

Terakhir, APK Darma Bakti Tambunan, mengatakan pada prinsipnya Manajemen Kebun Silau Dunia terbuka untuk dialog dan komunikasi yang konstruktif. Namun tentu dialog tersebut harus dilakukan dalam kerangka hukum berlaku. (Pewarta : Ade Eka P/Rahmansyah).

Iklan gpaym - IMG 20250727 WA0005
IKLAN FLORIS - WhatsApp Image 2025 07 20 at 21.08.27

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts