Tebingtinggi, Rata News.id :
Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Tebingtinggi 1447 H/2026 M, digelar pada Jumat (27/02/2026) di Ramadhan Fair (Eks Bayu Lagon), Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pabatu, Kecamatan Padang Hulu. Kegiatan diisi dengan buka puasa bersama dan Shalat Maghrib berjamaah, sekaligus penyerahan bingkisan tali asih dan penyaluran Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS).
Kegiatan dihadiri Walikota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi Erwin Suheri Damanik, unsur Forkopimda, seluruh pimpinan OPD se-Kota Tebingtinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Acara diawali pembacaan ayat suci Alquran, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tali asih kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM), santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa serta penyaluran ZIS kepada para mustahik.
Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan secara bergilir dari masjid ke masjid. Dari sekitar 190 masjid yang ada di Kota Tebingtinggi, setiap tahunnya pemerintah hanya dapat mengunjungi sekitar 25 masjid.

“Selain berbuka puasa dan melaksanakan shalat berjamaah, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi kami, untuk menyerap aspirasi masyarakat,” ujar Walikota.
Ia menegaskan, bahwa pemerintah berkomitmen menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan pada masa kampanye, mencakup sektor kesehatan, pendidikan, perekonomian, infrastruktur, serta pelayanan publik. Masyarakat diminta aktif menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya, seperti layanan puskesmas, akses BPJS, bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu, hingga dukungan bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, seluruh program tersebut harus berjalan seimbang. “Kalau kesehatannya baik tetapi pendidikannya tidak optimal, sama saja. Perekonomian juga harus kita dorong bersama,” katanya.
Walikota juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh masyarakat, untuk mendukung program pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan serta menghindari perpecahan, caci maki, dan ujaran kebencian, terlebih di Bulan Suci Ramadan.

Sebelum berbuka puasa, tausyiah disampaikan oleh Ustadz Chairil Anwar Pulungan. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memohon hidayah dan rahmat Allah SWT serta menjaga istiqamah dalam beribadah. Ia menekankan pentingnya cahaya iman, kemudahan dalam beramal saleh, serta memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperkuat silaturahmi antara umara dan ulama.
Usai kegiatan di Ramadhan Fair, rombongan Safari Ramadan melanjutkan agenda ke Masjid Asy-Syuhada, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padang Hulu. Di lokasi tersebut, Walikota bersama jajaran melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah.

Dalam sambutan di Masjid Asy-Syuhada, Walikota kembali menegaskan bahwa Safari Ramadan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyampaikan capaian dan program kerja pemerintah. Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyampaikan kendala terkait bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan UMKM, agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada.
Tausyiah di Masjid Asy-Syuhada disampaikan oleh Al-Ustadz Ihsanul Ma’arif. Ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Puasa, katanya, merupakan ibadah yang bersifat personal antara hamba dan Sang Pencipta, sehingga harus dijaga dengan penuh keikhlasan.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan bingkisan tali asih kepada BKM Masjid Asy-Syuhada. Pemerintah Kota Tebingtinggi berharap, Safari Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kota yang religius, harmonis, dan sejahtera. Hadir Tim Peliputan Diskominfo. (02.RN/H. Suhartoyo).











