
TEBING TINGGI, RATA NEWS.ID ; Karyawan PTPN IV Palmco Regional I Kebun Rambutan, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sudarno (40), tewas ditempat, sedang rekannya mengalami luka ringan, menyusul terjadinya kecelakaan lalulintas tunggal, di Jalan Gunung Leuser, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Selasa sore (18/8/2026).
Keterangan diperoleh Rata News.id terkait kronologis kejadiannya, Sudarno bersama seorang rekannya, keduanya merupakan Karyawan Kebun Rambutan, melintasi Jalan Gunung Leuser dengan mengendarai kenderaan roda tiga jenis Viar. Sudarno bertindak sebagai pengemudi, sedang rekannya sebagai penumpang mengawasi barang bawaan.

Saat meluncur di Jalan Gunung Leuser, kenderaan dikemudikan Sudarno bersama temannya dengan membawa tiga drum plastik biru berisikan limbah pabrik dan satu jerigen putih, setibanya di lokasi kejadian, tiba tiba stiur betor berbelok ke kiri dan oleng, hingga menabrak pohon mahoni di pinggir jalan dan terjun keparit.
Akibat kejadian tersebut, Sudarno (40) mengalami luka berat bagian kepala dan tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Gunung Lauser, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Selasa (18/8/2026) pukul 16.30 WIB.

Kasus laka lantas itu merupakan kecelakaan tunggal, sehingga warga sangat antusias melihat kejadian itu dari dekat sambil bertanya-tanya, kenapa bisa terjadi. “Kenapa bisa begini kejadiannya. Kok nggak kelihatan korbannya”,ucap seseorang warga dengan nada bertanya.
Dilokasi kejadian, pengemudi Betor Sudarno terperosok kearah parit dan bagian kepala menyeruduk pohon mahoni, kemudian tubuhnya tertimpa kenderaan roda tiga tersebut. Setelah itu, kendaraannya terjungkal dengan roda berada di atas didalam parit. Sedang teman kerja korban yang belum diketahui identitasnya, mengalami luka ringan, karena sempat melompat sebelum kenderaan menabrak pohon, lalu masuk keparit.

“Secara tiba-tiba stang sepeda motor berbelok ke kiri, hingga oleng dan tak terelakkan lagi menabrak pohon pinggir jalan. Saya sangat terkejut, secara repleks kemudian melompat menghindar menabrak pohon mahoni,”jelas rekan Sudarno sambil berlalu dan menghindar dari kerumunan ratusan warga.
Saat dilakukan evakuasi kenderaan roda tiga yang terguling dipinggir parit dan terjepit di pohon mahoni, sulit untuk mengevakuasinya. Akhirnya, Betor berhasil di evakuasi seperti semula. Tapi, secara tiba-tiba Betor itu berjalan sendiri dan sempat menyeruduk seorang warga. Ternyata, betor itu bertenaga listrik. Suaranya tidak kedengaran, begitu tangan menyentuh pedal gas langsung jalan.

Jenazah korban, sempat lama di evakuasi menunggu petugas Lantas Polres Tebingtinggi datang. Begitu juga dari pihak PTPN IV Palmco Regional I Kebun Rambutan, baru mengetahui kejadian itu dari beberapa warga yang melintas. Mayat korban langsung dibawa ke RS Poldasu Bhayangkari Cabang Tebing Tinggi, sedang persoalannya sudah ditangani Satlantas Polres Tebing Tinggi. (Pewarta : H. Suhartoyo, QIA).











