Jakarta, Rata News.id :
PTPN IV Palmco, Jakarta, pada Lebaran Tahun 1447 H/ 2026 M ini, memberangkatkan 1.160 peserta mudik gratis, di Wilayah kerja Sumatera dan Kalimantan. Antusias peserta sangat tinggi, atas kemudahan diberikan perusahaan BUMN tersebut. Sementara, disudut desa, puluhan ribu pensiunan nelangsa, karena sudah 7 bulan uang berasnya belum dibayarkan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Khrisna Santosa menegaskan, pelaksanaan mudik gratis ini merupakan langkah nyata perusahaan, dalam memastikan masyarakat dapat merasakan perjalanan yang lebih tertib dan minim risiko. “Program ini kami siapkan secara matang agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman, sekaligus menjadi solusi atas tingginya mobilitas saat Lebaran,” ujarnya.
Hal itu dikatakan Jatmiko saat melepas peserta mudik gratis yang diselenggarakan perusahaan plat merah. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, resmi memberangkatkan 1.160 peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 secara serentak, dari berbagai titik di wilayah operasional Sumatera dan Kalimantan, pada Rabu (18/03/2026), sebagai bagian dari program Mudik Bersama BUMN guna menghadirkan perjalanan pulang kampung yang aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat.
Ia menambahkan, keterlibatan PalmCo dalam program Mudik Bersama BUMN, bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi bentuk komitmen menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami sebagai BUMN untuk hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” kata Jatmiko.

Memasuki fase keberangkatan, PalmCo mengerahkan sebanyak 31 unit bus yang tersebar di 7 Regional perusahaan, guna melayani sedikitnya 13 rute utama di lintas Sumatera dan Kalimantan. Rute tersebut mencakup kota-kota strategis seperti Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang, hingga Pontianak.
Seluruh armada diberangkatkan secara serentak di seluruh Regional PalmCo, menyesuaikan dengan konsentrasi peserta mudik yang sebagian besar berasal dari masyarakat di sekitar area operasional perusahaan. Adapun rute yang dilayani antara lain Medan-Pekanbaru, Medan-Banda Aceh, Medan-Padang, Medan-Padang Sidimpuan, Medan-Panyabungan, Pekanbaru-Medan, Pekanbaru-Padang, Pekanbaru-Padang Sidimpuan, Jambi-Medan, Jambi-Padang, serta tambahan rute Pontianak-Parindu-Sanggau-Sekadau-Sintang, yang dikenal sebagai jalur dengan arus mudik tinggi setiap tahunnya.
*Tekan Risiko dan Kepadatan Arus Mudik*
Dari sisi teknis, Jatmiko memastikan seluruh kendaraan telah melalui proses pengecekan teknis secara menyeluruh serta dikemudikan oleh pengemudi profesional berpengalaman untuk menjamin keselamatan selama perjalanan.
“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Semua armada sudah melalui pengecekan teknis dan dikemudikan oleh tenaga profesional,” tegasnya. Program ini dinilai memberikan dampak signifikan dalam menekan penggunaan kendaraan pribadi selama periode mudik, sehingga berkontribusi terhadap pengurangan kepadatan lalu lintas di jalur-jalur utama Sumatera dan Kalimantan.

Selain itu, keberangkatan serentak juga menjadi strategi untuk memastikan distribusi pemudik lebih merata dan terkoordinasi, sehingga perjalanan dapat berlangsung lebih tertib dibandingkan pola mudik individu.Dari sisi ekonomi, fasilitas transportasi gratis ini membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan yang dapat dialihkan untuk kebutuhan keluarga di kampung halaman, sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah tujuan.
*Perkuat Peran BUMN dalam Pelayanan Publik*
Secara strategis, program ini mempertegas peran PalmCo sebagai BUMN yang tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga pada pelayanan publik yang inklusif, khususnya dalam momentum Lebaran yang memiliki kedekatan emosional tinggi bagi masyarakat Indonesia.

“Semoga seluruh perjalanan mudik ini berjalan lancar, aman, dan para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat. Kami dari PalmCo menyampaikan salam hangat untuk keluarga di rumah,” tutup Jatmiko.
*Uang Beras*
Ditengah kegembiraan para karyawan aktif mendapatkan transportasi untuk mudik gratis, atas kepedulian Dirut PTPN IV Palmco Jatmiko Krisna Santosa, yang begitu sangat-sangat perhatian pada pekerjanya, disudut lain, puluhan ribu pensiunan atau ‘askar tak berguna’ menghela nafas menahan amarah, karena sudah 7 bulan uang berasnya belum dibayarkan.

“Kami sangat mengharapkan, di momen hari yang Fithri ini, semua hak-hak pensiunan belum dibayarkan, seperti SHT, Uang Jubelium, Uang Kematian, Uang Pengosongan rumah dinas dan lainnya, bagi pensiunan Ex PTPN VIII serta uang beras bagi karyawan Ex PTPN III, IV, V dan VI, bisa segera dibayar tuntas,” ucap puluhan pensiunan yang dihubungi dibeberapa perkebunan wilayah Jabar, Sumut dan Riau.
Pensiunan lain menyebutkan, hendaknya direksi berpikir positif dan logika, namanya hak pensiunan, apapun ceritanya, begitu seorang karyawan jatuh tempo pensiun, ya segerakan bayarkan hak-haknya. “Tak ada uang, ya dipinjamkan. Nah, bagaimana ketika direksi sekarang, diputus kontraknya oleh DANANTARA, pasti hak-haknya segera dibayarkan,” ungkap beberapa pensiunan staf kebun.

Menurut Ketum DPP Komunitas Persaudaraan Pensiunan Perkebunan Nusantara (KP3N) H. Zulkifli Barus, hendaknya laba perusahaan dimanfaatkan terlebih dahulu, untuk kepentingan membayarkan hak-hak pensiunan yang masih tertunggak selama ini.
“Para dewan direksi jangan merasa hebat dan bangga, atas capaian laba perusahaan yang meningkat setiap tahun, tapi masih punya kewajiban bayar untuk Pensiunan. Mohon pada Bapak Rosan Roeslani (CEO Badan Pengelola Investasi Danantara) Indonesia, untuk mengambil sikap atas kesengsaraan pensiunan karyawan PTPN IV Palmco,” ucap H. Zulkifli Barus, saat bertemu di Bandara Kuala Namu, Jum’at Pagi (20/3/2026). (02.RN/sty/sb).











