Tebingringgi, Rata News.id :
Pengurus Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Rantaulaban, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025, Senin (30/3/2026) bertempat di Aula Akasia Kantor Lurah Rantaulaban.
Hadir dalam RAT tersebut, Sekretaris Disperindagkop dan UKM Pemko Tebingtinggi Mahyudanil, Lurah Rantaulaban Yolanda Amelia, Ketua KMP Rantaulaban Juhairdin Sinaga, SH, Babinsa Serka Sutrisno, Pengawas dan Pengurus KMP Rantaulaban.
Saat membuka rapat, Pengawas KMP yang juga Lurah Rantaulaban Yolanda Amelia menyampaikan, agar KMP Rantaulaban melakukan penguatan kepengurusan, sehingga dalam operasionalnya bisa berjalan baik.
Dikatakan Amelia, KMP Rantaulaban, sudah memiliki gerai dan gudang, yang baru selesai dibangun di kawasan eks Terminal Bus Bandarkajum, bersebelahan dengan dapur/SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Hendaknya, keberadaan Gerai dan Gudang KMP, yang bersebelahan dengan SPPG MBG, bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, sebagai pemasok, untuk memajukan perekonomian masyarakat di Kelurahan Rantaulaban,” ujar Amelia.
Yolanda Amelia juga menekankan, supaya pengurus KMP fokus dalam menjalankan tupoksinya. “Jangan tidak hadir jika dilaksanakan rapat dan enggan berkomunikasi di grup Whatsap. Kalau memang tidak berkenan menjadi pengurus, agar secepatnya mengundurkan diri,” tegas Yolanda, sembari memberi apresiasi terhadap Ketua dan pengurus KMP yang tetap eksis.
Sementara itu, Ketua KMP Rantaulaban Juhairdin Sinaga, SH, dalam laporan kegiatannya, mengharapkan kebersamaan semua pengurus KMP, agar bisa menjalankan fungsinya sesuai harapan pemerintah. “Walau operasional koperasi merah putih belum berjalan optimal, namun pada masa transisi ini, kita berusaha memantapkan diri, agar setelah serah terima gerai dan gudang KMP, kita bisa melaksanakan operasionalnya dengan baik,” jelas Sinaga.
Sinaga juga menjelaskan, bahwa keanggotaan KMP Rantaulaban beserta pembayaran iyurannya telah berjalan. Sebagai langkah awal pergerakan KMP, pengurus telah menjalankan usaha berupa penjualan Beras dan Minyak goreng. “Alhamdulillah, usahanya berjalan lancar, walau belum sesuai harapan hasil usahanya. Karena kita masih merintis,” jelas Sinaga, yang juga Ketua Partua Maujana Simalungun (PMS) Kota Tebingtinggi.
Sekretaris Disperindagkop dan UKM Pemko Tebingtinggi Mahyudanil, saat memberikan arahan dan bimbingan pada RAT tersebut menyampaikan, bahwa Koperasi Merah Putih (KMP) merupakan program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Dibentuknya KMP bertujuan untuk membangun ekonomi kerakyatan, agar kehidupan masyarakat bisa bangkit. Dalam menjalankan KMP, harus ada kemauan keras dari pengurus dan pengelolanya, sehingga hasilnya bisa mensejahterakan anggota dan menghidupkan roda perekonomian di desa atau kelurahan.
Ditambahkan Mahyudanil, banyak hal yang bisa diperbuat koperasi, dalam menjalankan operasionalnya. Bisa menangani kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti pembayaran listrik warga, simpan pinjam, memenuhi kebutuhan sembako dan lain sebagainya, yang di perlukan masyarakat desa/kelurahan.
Lebih lanjut dikatakan Mahyudanil, bahwa koperasi dibangun dari dalam, dari iuran anggota berupa simpanan wajib, pokok dan khusus, misalnya simpanan THR, yang di bagi setiap menjelang lebaran Idul Fithri. Mahyudanil berpesan, agar pengurus bisa membenahi manajemennya, kemudian kedepannya dibuat kerjasama dengan lembaga lain. “Agar KMP Rantaulaban maju dan berkembang,” ujarnya.
Sedang pengawas pembangunan Gerai dan Gudang KMP Rantaulaban Serka Sutrisno, pada kesempatan tersebut menyampaikan kepada Ketua KMP, agar bisa mengecek keberadaan bangunan yang baru selesai dikerjakan. “Gerai dan Gudang dicek, apakah sudah sesuai dengan bestek. Sehingga saat serah terima fisik, tidak ada lagi komplain,” jelas Sutrisno.
Pada RAT tersebut juga disampaikan Ketua KMP Juhairdin Sinaga, terkait adanya pengurus yang mengundurkan diri, seperti Sujarno selaku pengawas dan Sari selaku Sekretaris. Sinaga meminta persetujuan dan kesepakatan peserta RAT bahwa pengunduran diri diterima dan ditetapkan penggantinya. Semua pengurus peserta RAT secara aklamasi menyetujuinya.

Disampaikan Ketua KMP Juhairdin Sinaga, hasil kesepakatan dan penetapan pengurus yang mengundurkan diri yaitu Pengawas KMP Sujarno ditetapkan penggantinya H. Suhartoyo, QIA, sedang Sekretaris ditetapkan penggantinya yaitu Maradhona Ritonga, SE.
“Terimakasih atas persetujuan peserta RAT, segala administrasi segera dilengkapi dan mudah-mudahan KMP Rantaulaban dapat berjalan dengan baik,” ucap Sinaga penuh harap.
Acara RAT diakhir dengan foto dan makan minum bersama.
*Sekilas Tentang Koperasi Merah Putih*
Pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP), berfokus pada penguatan ekonomi desa secara mandiri, melalui manajemen profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Berdasarkan Inpres No. 9 Tahun 2025, KMP dikelola untuk mencakup distribusi logistik, pemberdayaan aset desa, dan simpan pinjam untuk meningkatkan kinerja pengurus serta kesejahteraan masyarakat.
Berikut adalah poin-poin penting pengelolaan KMP :
Tujuan Utama :
Membangun kemandirian ekonomi tingkat desa dan melayani permintaan secara sistematis.

Ruang Lingkup Usaha :
Fokus pada unit usaha yang mengelola aset desa, distribusi logistik, dan layanan simpan pinjam.
Prinsip Tata Kelola :
Menekankan pada profesionalisme, transparansi dan keberlanjutan, untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.
Peningkatan Kompetensi :
Pengurus diberikan bimbingan teknis (bimtek) manajemen organisasi, untuk memperkuat kinerja.
Struktur dan Pengawasan :
Pengelolaan KMP di bawah pengawasan Disperindagkop dan UKM, untuk memastikan arah baru yang lebih terukur.
Selain itu, KMP sering kali terintegrasi dengan bantuan armada (seperti truk) untuk menunjang distribusi logistik. (02.RN/H. Suhartoyo).











