
PASAMAN, SUMATERA BARAT, RATA NEWS.ID :
Suasana semarak dan penuh antusiasme, mewarnai penutupan Turnamen Sepak Bola Tunas Muda FC Cup II 2026, yang digelar di Lapangan Cubadak, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Selasa (23/6/2026).
Ribuan pasang mata larut dalam euforia sepak bola rakyat, menghadirkan partai final berkualitas tinggi, sekaligus menjadi puncak dari rangkaian kompetisi yang telah berlangsung, dengan sukses dan penuh sportivitas.
Partai puncak mempertemukan dua kesebelasan terbaik turnamen, yakni Pacah Talua FC dan Parenggerengge FC. Kedua tim menampilkan permainan atraktif, disiplin dan berkarakter, memperlihatkan kualitas teknik serta semangat juang yang patut diapresiasi.
Sejak pluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi, dengan intensitas serangan silih berganti dari kedua kubu. Pacah Talua FC akhirnya memastikan keluar sebagai juara, setelah menang tipis 2-1 atas Parenggerengge FC.
Kemenangan tersebut lahir melalui kerja sama tim yang solid, organisasi permainan rapi serta kemampuan memanfaatkan peluang secara efektif. Sementara itu, Parenggerengge FC juga menunjukkan performa luar biasa, dengan memberikan perlawanan sengit hingga menit-menit akhir pertandingan.
Laga final menjadi gambaran nyata, bahwa sepak bola di tingkat nagari dan kecamatan, memiliki potensi besar untuk melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Semangat pantang menyerah, disiplin permainan, taktik dan sikap sportif yang diperlihatkan kedua tim, menjadi contoh positif bagi generasi muda pecinta olahraga.

Pada prosesi penutupan, Ketua Perkumpulan Wartawan dan LSM Dua Koto M. Alisman Hasibuan, secara langsung menyerahkan trofi, medali dan uang pembinaan kepada para juara.
Penyerahan penghargaan tersebut, merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, kerja keras dan komitmen seluruh peserta, yang telah menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, sepanjang turnamen berlangsung.
Dalam sambutannya, M. Alisman Hasibuan menegaskan, bahwa dukungan diberikan bukan semata penghargaan atas kemenangan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan olahraga sepak bola, di Kabupaten Pasaman.
“Semoga bantuan pembinaan ini, menjadi motivasi bagi para pemain muda, untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas permainan dan menjaga sportivitas, dalam setiap kompetisi yang diikuti,” ujarnya.
Turnamen Tunas Muda FC Cup II sendiri, diikuti oleh 32 klub dari berbagai daerah. Tingginya partisipasi peserta, menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang memiliki daya tarik kuat, di tengah masyarakat, sekaligus menjadi sarana efektif dalam membangun persaudaraan, kebersamaan dan karakter generasi muda.
Kehadiran para tokoh masyarakat, pemuda serta ratusan pendukung yang memadati arena pertandingan, semakin menambah kemeriahan acara penutupan.
Sorak sorai penonton yang terus menggema, sejak kick-off hingga seremoni penyerahan hadiah, menjadi bukti bahwa turnamen ini telah menjadi bagian penting, dari kehidupan sosial dan olahraga masyarakat Dua Koto.
Berakhirnya Tunas Muda FC Cup II, bukan sekadar penutupan sebuah kompetisi, melainkan momentum yang menegaskan, tumbuhnya gairah sepak bola di Pasaman.
Turnamen ini telah berhasil menjadi wadah pembinaan, ajang pencarian bakat serta ruang kompetitif yang sehat bagi para pemain muda, untuk mengasah kemampuan dan menampilkan potensi terbaik mereka.
Dengan konsistensi penyelenggaraan dan dukungan berbagai pihak, Tunas Muda FC Cup diharapkan terus berkembang, menjadi turnamen bergengsi yang mampu melahirkan pesepakbola-pesepakbola potensial dari Kabupaten Pasaman, sekaligus memperkuat tali silaturahmi antar-klub, pemuda dan masyarakat, dalam semangat persatuan melalui olahraga. (Pewarta : H. Eddi Gultom).











