
Pagar Merbau, Deli Serdang, Rata News.id ; Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan meresmikan Sentra Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), di Kecamatan Pagar Merbau, Jumat (21/8/2026). Kehadiran sentra ini menjadi langkah nyata Pemkab Deli Serdang, dalam memperluas layanan pendidikan, pendampingan, konsultasi, terapi, hingga pengembangan kemandirian bagi anak berkebutuhan khusus.
Menurut Asri Ludin Tambunan, peresmian Sentra ABK bukan hanya sekadar peresmian fasilitas, tetapi merupakan bentuk nyata penegasan komitmen pemerintah Deli Serdang, untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan hak dan kesempatan untuk berkembang.

“Peresmian ini bukan sekadar unjuk kebolehan, tetapi menegaskan satu hal, tidak ada anak yang tertinggal di Kabupaten Deli Serdang. Semua elemen masyarakat, dari seluruh aspek, akan mendapatkan perlakuan sama dari pemerintah,” tegasnya.
Sentra ABK, lanjutnya, tidak hanya diarahkan sebagai tempat pelatihan dan terapi, tetapi akan dikembangkan menjadi pusat layanan, mendukung kesetaraan pendidikan melalui pendidikan Paket A, B, dan C. Dengan demikian, ABK diharapkan memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, sekaligus mempersiapkan diri menuju kemandirian.

Sentra ABK juga akan dikembangkan sebagai tempat konsultasi, rujukan, serta pelatihan bagi para tutor ABK di Deli Serdang. Berbagai layanan, seperti terapi wicara, fisioterapi, terapi motorik, terapi perilaku, pelatihan kemandirian dan prasekolah, akan disiapkan secara bertahap.
“Di sini nantinya juga akan kita buka unit usaha. Salah satunya, dari sekitar 3.000 pasang seragam sekolah yang kita adakan, pemasangan atributnya akan dikerjakan di sentra ini, oleh anak-anak istimewa kita. Jadi mereka tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk bekerja dan berkarya,” jelas Bupati.

Ia menambahkan, pengembangan sentra ke depan juga dapat diarahkan pada kegiatan produktif lainnya, termasuk pemanfaatan lahan untuk usaha pertanian yang dapat melibatkan ABK, sesuai kemampuan masing-masing. “Seluruh potensi harus kita maksimalkan. Anggaran dikeluarkan pemerintah harus memberikan dampak jelas dan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Sembari menunggu kelengkapan tenaga terapis, Bupati menginstruksikan agar layanan sementara, mulai berjalan dengan melibatkan tenaga dari rumah sakit daerah pada waktu-waktu tertentu.
“Ini harus menjadi langkah awal. Sentra ini harus beroperasi dengan layak dan baik. Kita ingin menunjukkan, bahwa peresmian hari ini bukan akhir, tetapi awal untuk memajukan anak-anak kita ke depannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang Suparno melaporkan, Sentra ABK dibangun di atas lahan eks Puskesmas Pagar Merbau, yang telah direhabilitasi selama sekitar 2,5 bulan. Saat ini, fasilitas tersebut telah dapat dimanfaatkan sebagai layanan ABK.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan, terdapat sekitar 1.613 ABK di 22 kecamatan di Deli Serdang. Sebanyak 21 PKBM telah memberikan layanan bagi ABK, dengan jumlah sekitar 613 anak. Namun, masih terdapat tiga kecamatan belum memiliki PKBM ABK, yaitu Sibolangit, STM Hulu dan Gunung Meriah.
“Sentra ini akan difungsikan sebagai layanan konsultasi, pusat rujukan, dan pusat pelatihan bagi tutor ABK yang ada di Kabupaten Deli Serdang. Ke depan juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial serta pengembangan usaha bagi anak-anak ABK,” ungkap Suparno.
Pada acara tersebut, juga turut dihadiri Ketua TP PKK Deli Serdang sekaligus Bunda PAUD dr. Hj. Jelita Asri Ludin Tambunan bersama aktivis ABK H. Syahrial Tambunan, yang akrab disapa bang Oki dan Tima Manggarita Dwi Rani Zahri, para tutor ABK, serta perwakilan ABK.
Rangkaian acara peresmian diwarnai dengan penampilan seni dari anak-anak ABK, di antaranya tari oleh Annur Sakinah dari PKBM Galang dan pembacaan puisi oleh Azzahra Maira Putri. (01.RN/H. ZULKIFLI BARUS).












