
TEBING TINGGI, RATA NEWS.ID ; Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) 45 Kota Tebing Tinggi, melalui Pimpinan Sidang Musyawarah Cabang, mengusulkan pergantian Ketua terpilih hasil Muscab, kepada Ketua DHD 45 Provinsi Sumatera Utara.
Usulan penggantian tersebut, terkait dengan tidak dijalankannya Hasil Muscab Bulan Januari 2026 oleh Ketua Terpilih Sapta Agus Purba. Sesuai amanat peserta Muscab, Ketua terpilih diberi waktu 14 hari, untuk membentuk kepengurusan dan menyusun program kerja serta hal-hal lain terkait dengan aktivitas DHC BPK 45 Kota Tebing Tinggi.
Namun, tenggat waktu 14 hari dan hingga 7 bulan berlalu, dari Bulan Januari hingga awal Agustus 2026, Ketua terpilih tidak juga menyusun kepengurusan dan program kerja, sehingga Pimpinan Sidang dan anggota menilai, tidak ada niat baik ketua terpilih untuk melaksanakan amanat organisasi sesuai AD ART serta hasil rekomendasi peserta Muscab. Padahal sudah diingatkan beberapa kali.

Melihat kondisi tersebut, Pimpinan sidang terdiri Ketua M. Syafii, Sekretaris E. Br. Nasution, S.SOS dan beberapa anggota, berinisiatif mengambil kebijakan organisasi dan sesuai hasil musyawarah menyimpulkan, agar Ketua terpilih diganti, karena dianggap tidak mampu menjalankan amanat organisasi.
Hasil musyawarah Pimpinan sidang dan anggota, diusulkan sebagai Ketua adalah Zulfikar, menggantikan Sapta Agus Purba dan Sekretaris Juhairdin Sinaga, SH. Menurut Juhairdin Sinaga, Senin (3/8/2026), hasil musyawarah Pimpinan sidang, bersamaan dengan Rekomendasi Muscab DHC BPK 45 Kota Tebing Tinggi, akan disampaikan kepada Ketua Umum DHD 45 Sumut masa bakti 2026-2031 Mayjen TNI Purn. Muhammad Hasyim dan Sekretaris Umum Sofyan Ahmadi Hutasuhut, di Medan, untuk mendapat pengesahan persetujuan.
Menurut Juhairdin Sinaga, saat bincang-bincang dengan Redaksi Rata News.id, Senin (3/8/2026), di RM Rahayu, penunjukkan Zulfikar sebagai Ketua DHC BPK 45 Kota Tebing Tinggi, sudah kesepakatan bulat Pimpinan Sidang. “Karena sosok Zulfikar dianggap cakap dan mampu serta mumpuni mengurus organisasi tersebut,” jelas Juhairdin Sinaga.

Beberapa peserta Muscab, sependapat dengan Juhairdin Sinaga, atas penetapan Zulfikar sebagai Ketua. Karena mereka merasa prihatin atas kondisi Kepengurusan DHC BPK 45 Kota Tebing Tinggi, yang dianggap telah mati suri. “Padahal banyak kegiatan terkait dengan nilai-nilai juang, yang bisa dibuat untuk dilihat generasi muda saat ini,” sebut mereka.
Menurut sumber Rata News.id, Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih, sangat mendukung peran DHC BPK 45 Kota Tebing Tinggi, sebagai mitra strategis Pemerintah Kota, dalam bidang pembinaan jiwa kebangsaan dan persatuan.
Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan (DHC BPK) 45 Kota Tebing Tinggi, dibentuk dengan tujuan untuk melestarikan, mewariskan serta membudayakan nilai-nilai, jiwa, dan semangat perjuangan 45, kepada masyarakat luas, terutama generasi muda serta memperkuat wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air di daerah.
Selain itu, menjaga ingatan kolektif dan nilai patriotisme atas peristiwa bersejarah lokal seperti Peristiwa Berdarah 13 Desember 1945 di Kota Tebing Tinggi.
Menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Tebing Tinggi, dalam bidang pembinaan jiwa kebangsaan dan persatuan. Menanamkan semangat juang para pahlawan kepada generasi muda agar tidak luntur di era globalisasi.
“Semoga Zulfikar bisa menjalankan amanat organisasi DHC BPK 45 Kota Tebing Tinggi, bersama pengurus terpilih nantinya,” ujar beberapa simpatisan. (02.RN/H. Suhartoyo).











