
TEBING TINGGI, RATA NEWS.ID ; Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih, meninjau langsung lokasi musibah kebakaran di SMP Negeri 9 Kota Tebing Tinggi, Jalan Pusara Pejuang, Rabu (29/7/2026). Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi, guna memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan aktivitas belajar mengajar para siswa tidak terhenti.
Peristiwa kebakaran itu sendiri, terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 13.15 WIB, menghanguskan satu gudang penyimpanan buku serta dua ruang kelas, yakni kelas IX-5 dan IX-6. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, berkat kesigapan armada Pemadam Kebakaran yang cepat mengendalikan kobaran api.

Menurut penuturan salah seorang guru setempat, api membesar dengan cepat hingga merembet ke gudang buku dan fasilitas di sekitarnya. Akibatnya, pihak sekolah terpaksa melakukan penyesuaian jadwal dan skema ruang belajar bagi para siswa.
Wali Kota yang hadir didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Deni Saragih menegaskan, prioritas utama Pemko Tebing Tinggi saat ini adalah keselamatan serta kelancaran hak belajar para siswa.

“Begitu menerima informasi terjadinya kebakaran, kami langsung bergerak cepat meninjau lokasi. Yang paling utama adalah memastikan seluruh siswa tetap aman dan proses belajar mengajar tidak terganggu,” ujar Wali Kota kepada awak media.
Untuk mengantisipasi penumpukan siswa dalam satu ruangan, Wali Kota menjelaskan bahwa pemerintah kota telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, pihak sekolah, serta berbagai pihak terkait untuk menyiapkan solusi sementara, termasuk penyediaan ruang kelas pengganti, agar para siswa tetap dapat belajar dengan nyaman.
“Terpenting, jangan sampai siswa belajar dengan jumlah terlalu padat dalam satu kelas. Saya sudah meminta kepala sekolah, menyiapkan tambahan ruang belajar sementara, agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan baik,” tegas Wali Kota.

Terkait perbaikan fisik, Wali Kota mengatakan akan mengupayakan percepatan penanganan dan revitalisasi. Mengingat keterbatasan APBD, Pemko Tebing Tinggi akan mengkaji berbagai opsi skema pendanaan, termasuk kemungkinan melalui alokasi dana penanggulangan bencana, maupun pengajuan dukungan bantuan dari pemerintah pusat.
“Kami akan segera melakukan kajian agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan tidak menyalahi aturan,” kata Wali Kota.
Dengan langkah cepat ini, Pemko Tebing Tinggi berharap proses pemulihan sarana pendidikan di SMPN 9 dapat segera terealisasi, sehingga seluruh aktivitas belajar mengajar kembali berlangsung secara normal dan para siswa dapat memperoleh layanan pendidikan yang optimal. (02.RN/H. Suhartoyo).











