Tebingtinggi, Rata News.id :
Perkumpulan Gerakan Peduli Anak Yatim dan Masakin (GPAYM) Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, mengadakan acara Kenduri Punggahan Ramadhan 1447 H dan Peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW, sekaligus memberi santunan kepada Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera, Sabtu Malam (14/2/2026), bertempat di Sekretariat GPAYM (Rumah Ketua GPAYM H. Suhartoyo), Jln. Bukit Kubu No. 29 Rantau Laban, Kota Tebingtinggi.
Pemberian santunan dirangkai dengan memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW dan Kenduri Punggahan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H/ 2026 M. Acara yang dipandu Protokol Ainal Iqram Sitepu, didahului dengan Pembacaan Ayat Suci Alqur’anul Karim oleh qoriah penghafal 30 juz Alquran.

Hadir dalam acara tersebut, Tokoh Masyarakat, Penasehat dan Pengurus GPAYM Drs. H. Nizar Rangkuti, H. Ismail Budiman, SH, MM, H. Muhadi, SPd, H. Abdul Rahman, Drs. Sarnen Haryono, Chaidir Chandra, Juhairdin Sinaga, SH, Gundur Pulungan, MSI, Drs. Irwan Nasution, Indra Kelana, Ainal Iqram Sitepu, H. M. Latif Rambe, Maradhona Ritonga, SE dan donatur dari Negeri Puchong, Selangor, Malaysia, suami isteri Ismail Bachok dan Erni binti Rohimin.
Ketua Panitia Pelaksana Juhairdin Sinaga, SH, dalam laporannya menyampaikan, penerima santunan sebanyak 130 orang, terdiri 32 orang anak yatim dan 98 orang keluarga pra sejahtera, berasal dari Kelurahan Rantaulaban, Mekar Sentosa, Tambangan dan Jalan Sei. Padang, Kota Tebingtinggi.

Dijelaskan Juhairdin Sinaga, santunan diberikan berupa Beras 5 kg, Minyak Goreng 1 kg dan Uang Lauk Rp. 50.000,-. “Semoga santunan tersebut, bisa meringankan bapak ibu dan anak-anak yatim, dalam menjalankan Ibadah Puasa,” ucap Sinaga, sembari menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak mendapat bantuan dari Pemko Tebingtinggi ataupun Perusahaan BUMN yang ada di Medan, semuanya murni bersumber dari donatur perorangan.
Menurut Ketua Panitia Juhairdin Sinaga, yang juga Ketua Koperasi Merah Putih (KMP) Rantaulaban dan Ketua PMS Kota Tebingtinggi, bantuan diperoleh dari donatur yaitu : Keluarga Ismail/Erni binti Rohimin (Puchong, Selangor Malaysia), H. T. Rinel, SE (Mantan SEVP PTPN IV Regional I Medan), Keluarga H. Suhartoyo (Ketua GPAYM Tebingtinggi), Kiki Amri (Kebun Gunung Pamela) dan Gundur Pulungan, MSI (Wakil Ketua GPAYM Tebingtinggi/Kepala SMA Negeri I Dolokmasihul).

Kemudian, H. Budi Susilo, SP (SEVP PTPN IV Regional I Medan), H. Ismail Budiman, SH (Penasehat GPAYM Tebingtinggi), Drs. H. Nizar Rangkuti, (Penasehat GPAYM Tebingtinggi), Afrian Wahyu (Askep Kebun Sei. Silau), dr. Hj. Aida Feridan Simarmata (dokter Puskesmas Kp. Keling Tebingtinggi) dan Chandra Maulana (Mahato).
Selanjutnya H. Muhammad Nuh (Hakim Tinggi PT Agama Sumut), H. Syawal/Hj. Yusnani (Sei. Rampah), Indra Kelana (Bendahara GPAYM Tebingtinggi), drh. Putri Anggraini (Johor Malaysia), Yolanda Amelia (Lurah Rantaulaban), H. Muhammad Saleh (Qatar), Resti Handayani (Medan) dan Zakaria (Kabag Keuangan Pemko Tebingtinggi).

Berikutnya, Fadli Umam (Anggota DPRD Kota Tebingtinggi dari Fraksi Partai Golkar), H. Ngadi, SE (Ketua P3RI Regional I PTPN IV Medan), Hj. Priyanti, SE (Binjai), Azri Zairul (Maskep PKS Aek Torop), Ponimin (Bagelen Tebingtinggi), Effendi Akbar, SP, (Manajer daerah Torgamba grup), H. Abdul Rahim Nasution (Ketua Pengadilan Agama Medan), Ustad Chairil Anwar Pulungan (Sekretaris MUI Kota Tebingtinggi), Rizky M Jamil (Tebingtinggi), Irwan Nasution (Pengurus GPAYM Tebingtinggi), dr. Fitri Saragih (Kadis Kesehatan Pemko Tebingtinggi) dan Toko Saudari/Bincai (Kelurahan Lalang, Tebingtinggi).
Ketua Gerakan Peduli Anak Yatim dan Masakin (GPAYM) H. Suhartoyo dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terimakasih kepada para donatur, yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk disalurkan kepada kaum dhuafa dan anak-anak yatim di Kota Tebingtinggi.

“Semoga kebaikan Bapak Ibu mendonasikan sebagian rezeki untuk anak yatim dan dhuafa, mendapat ganjaran pahala dan rezeki berlimpah dari Allah SWT serta diberi kesehatan seluruh keluarga, Aaminn yarobbal alamin,” ucap H. Suhartoyo mendo’akan, sembari berharap kedepan dapat kembali memberikan sebagian rezekinya melalui GPAYM Kota Tebingtinggi.
Pada bagian lain sambutannya, H. Suhartoyo menjelaskan, bahwa Gerakan Peduli Anak Yatim dan Masakin (GPAYM) Kota Tebingtinggi ini, dicetuskan pada Bulan Nopember 2023. Kegiatan pemberian santunan, kepada Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera telah dilaksanakan empat kali ini.
Dikatakan H. Suhartoyo, Pendiri Gerakan Peduli ini, kebanyakan adalah para pensiunan perkebunan Ex PTPN-III (PTPN IV Regional I) dan Pensiunan ASN Pemko Tebingtinggi, yang memiliki jiwa sosial dan pengabdian kepada masyarakat serta ada beberapa orang yang masih berdinas aktif. “Mudah-mudahan kegiatan kebaikan di jalan Allah ini, bisa berkelanjutan dan makin banyak dermawan yang membantu, demi meringankan beban Anak Yatim dan kaum Dhuafa,” ungkap H. Suhartoyo.

Sementara itu, Penasehat GPAYM Ustadz Drs. Nizar Rangkuti, dalam sambutannya mengawali dengan membaca Surah Al-Maun Ayat 1-7, yaitu A ra’aitallazi yukazzibu biddin, Fa zalikallazi yadu’ul yatim, Wa la yahuddu ‘ala ta’amil miskin, Fa wailul lil musalin, Allazina hum’ an salatihim sahun, Allazina hum yura’un, Wa yamna’u nal-ma’un.
Yang artinya, kata Ustadz H. Nizar Rangkuti, “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?”
“Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,”
“dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.”
“Maka celakalah orang yang salat,”
“(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,”.
Ayat Al-Quran tersebut dibacakan Ustadz H. Nizar Rangkuti, berkaitan dengan acara pemberian santunan kepada Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera, malam itu, yang dilaksanakan oleh Gerakan Peduli Anak Yatim dan Masakin (GPAYM).
Lebih lanjut dikatakan, banyak orang lalai untuk saling membantu. Padahal, tanggung jawab anak yatim dan miskin dilingkungan kita, adalah orang mampu dilingkungan tersebut. Sebab, orang yang mendustakan agama, ialah orang yang tidak peduli, tidak memfasilitasi dan tidak menggerakkan untuk memberi makan orang miskin. “Hendaknya kedepan, GPAYM tidak sekedar memberikan bantuan pangan, tetapi bisa membantu biaya sekolah anak yatim,” harap Ustadz Rangkuti, seraya menyampaikan bahwa itulah makna dari Surat Al-Maun tadi.

Maka daripada itu, sebut Ustadz H. Nizar Rangkuti, tidak sekedar kita hanya membaca ayat tersebut dalam setiap sholat, tapi pengamalannya tidak ada. “Karena dalam memberikan sumbangan atau sedekah, tidak bisa banyak, sedikitpun bisa, sesuai kemampuan kita, yang penting di berikan dengan keikhlasan,” jelas Ustadz Rangkuti.
Penceramah pada acara tersebut, Ustadz Legimin, SpdI, dalam tausiahnya, berkaitan dengan memperingati Isra’ dan Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW menyampaikan, Allah SWT telah mempertunjukkan kebesarannya, dengan memperjalankan Nabi Muhammad SAW di malam hari, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha (Sidratul Muntaha adalah pohon bidara yang menandai akhir langit ketujuh dalam ajaran Islam. Sidratul Muntaha juga merupakan tujuan akhir Isra Miraj Nabi Muhammad SAW), untuk menerima perintah Sholat.

“Itulah tanda kebesaran Allah. Tanda-tanda kebesaran Allah cukup banyak, baik pada diri kita, maupun yang ada dialam semesta ini,” ucap Ustadz Legimin sembari mengingatkan semua yang hadir dalam acara tersebut, untuk tidak pernah meninggalkan perintah Sholat.
Pada bagian lain tausiahnya, Ustadz Legimin mengajak kita semua untuk saling membantu, terutama pada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. “Pada malam hari ini, implementasi dari Surat Al Ma’un 1-7 telah dilaksanakan. Mari kita do’akan bersama, semoga para donatur yang telah mensedekahkan sebagian rezekinya ke jalan kebaikan ini, mendapat ganjaran pahala dan rezeki berlimpah dari Allah SWT serta diberi kesehatan seluruh keluarganya. Juga kepada para Pengurus GPAYM, selalu diberkahi Allah SWT,” ujar Ustadz Legimin.

Diakhir tausiahnya, Ustadz Legimin, membacakan Surat Al-Baqarah 183, yaitu : yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn
Yang artinya : Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Untuk itu, kata Ustadz Legimin, mari kita sambut kedatangan Bulan Suci Ramadhan dengan penuh taqwa dan gembira serta melaksanakan ibadah puasa sebaik-baiknya karena Allah Ta’ala. “Kita berdoa, semoga kita selalu dalam Lindungan Allah SWT dan dapat menjalankan Ibadah Puasa dengan sebaik-baiknya, serta kepada para dermawan (donatur) yang telah memberikan sebagian rezekinya, mendapat ganjaran pahala dan rezeki berlimpah dari Allah SWT,” ucap Ustadz Legimin, diaminkan seluruh anak yatim, kaum dhuafa dan hadirin.
Para hadirin merasa puas atas tausiah diberikan Ustadz Legimin, yang sering dibumbui dengan nada humor kocak penuh makna keislaman serta penyampaiannya juga mudah dipahami para jemaah. “Kami puas dengan model dakwah Ustad Legimin, penyampaiannya ringan dan mudah dipahami bahasanya serta cukup berkesan terkait dengan pemaparan perintah sholat, sedekah dan puasa,” ungkap Ismail Bachok, yang hadir dari Selangor, Malaysia. (02.RN/sty).







