Tebingtinggi, Rata News.id :
Dua batang pohon pelindung terletak di halaman depan SMPN 8 Jalan Bukit Kubu, Kota Tebingtinggi, sangat membahayakan para siswa.
Kedua pohon tersebut saat ini memiliki ketinggian hampir 10 meter dengan cabang banyak dan jika terjadi angin kencang, sangat membahayakan, karena sewaktu-waktu bisa tumbang.
Keberadaan pohon pelindung menjulang tinggi tersebut, sudah berulangkali diutarakan kepada penjaga sekolah, untuk disampaikan pada Kepala Sekolah, agar ditebang atau dipangkas pendek.
Namun hingga berita ini dibuat, sepertinya tidak ada respon positif dari pihak sekolah. Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Kota Tebingtinggi Drs. Holong Pasaribu, ketika hendak dikonfirmasi, Sabtu (31/1/2026), tidak berada dikantor.

Beberapa warga disana mengatakan, keberadaan kedua pohon pelindung tersebut, saat Kepala Sekolah sebelumnya, acap dipangkas, agar tidak membahayakan.
“Kita khawatir, jika dibiarkan terus tinggi akan sangat membahayakan anak sekolah dan warga yang melintas, apalagi dibawah pohon juga terdapat kabel listrik dan kabel wifi,” ujar seorang warga.
Menurut warga lain, selain membahayakan manusia, juga dedaunannya mengotori halaman rumah dinas pertanian dan jalan lintas.
“Padahal untuk memangkasnya, Kepala Sekolah cukup menelpon Dinas Lingkungan Hidup Pemko Tebingtinggi, mohon bantuan tenaga, alat potong dan truk sampah,” ucap warga.
Masyarakat mengharapkan Walikota Tebingtinggi mendengar keluhan warganya. (02.RN/sty).







