Tebingtinggi, Rata News.id :
Kecelakaan maut terjadi di Kota Tebingtinggi. Kereta Api Seri Bilah Utama menabrak mobil penumpang Avanza Velos, mengakibatkan delapan orang meninggal dunia ditempat dan satu orang kritis.
Kasus lakalantas maut itu terjadi di perlintasan kereta api Jalan Abdul Hamid, Lingkungan VII, Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, Rabu (21/01/2025) pukul 18.15 WIB.

Warga setempat yang berada di TKP menyebutkan, baru dua orang korban diketahui identitasnya, sesuai KTP didapat dan diduga merupakan suami isteri, yaitu Rizal (61) dan Rismawati (58), keduanya beralamat sesuai KTP, di Jalan Deli Tua Gg. Al-Iman No. 27A Dusun I, Desa Mekarsari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.
Sedang yang lainnya, hingga saat ini belum diketahui identitasnya, yaitu nama para korban maupun alamatnya. Karena identitas para korban belum ada ditemukan, karena korban dalam keadaan terjepit di dalam mobil.
“Jelasnya, korban kaum ibu dan dua Balita. Sementara, pengemudi mobil hingga saat ini masih kritis di RS Poldasu Bhayangkari Cabang Tebingtinggi,” sebut beberapa warga disana.

Seorang saksi mata mengatakan, sebelum kejadian, ada warga yang sudah memperingatkan pengemudi mobil. Tapi diperkirakan pengemudi tidak mendengar. Sementara, penumpang lainnya, ada yang tertidur. “Mereka tidak mendengar teriakan warga, karena kaca pintu mobil tertutup rapat,” sebut Imam (35) pemilik bengkel diseputaran lokasi kejadian.
Teriakan warga disebabkan saat itu kereta api penumpang Seri Bilah Utama dari Rantau Prapat menuju Kota Medan akan melintas, memasuki Stasiun Kereta Api Kota Tebingtinggi.

Akibatnya, benturan keras tak terhindarkan dan Kereta Api Seri Bilah Utama menyeruduk Mobil Avanza Veloz berisi 8 penumpang, yang merupakan satu keluarga.
Kereta api menyeret mobil Avanza sejauh 500 meter dari lokasi kejadian. Kereta api baru berhenti dibelakang gudang penampungan sawit.
Setelah mendapat bantuan alat berat untuk menggeser mobil, kereta api melanjutkan perjalanan ke Medan.

Menurut keterangan, satu keluarga ini baru selesai menghadiri undangan di daerah Kabupaten Batubara. Usai menghadiri undangan, rombongan ingin mengunjungi keluarganya di daerah Kelurahan Bagelen. Mobil rombongan meluncur dari Jalan Baja, kemudian melintas di Jalan Ahmad Bilal. Akhirnya, mobil tersebut melintas di rel kereta api dan kejadian itu tidak terelakkan lagi.
Setelah ditelusuri ada dua korban diketahui identitasnya, Risnawati (58) dan Rizal (61) warga Jalan Deli Tua, Gang Iman, Dusun I, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deliserdang.
Hingga berita ini diturunkan, semua korban meninggal dan kritis berada di ruang mayat dan ruang rawat inap di RS Poldasu Bhayangkari Cabang Kota Tebingtinggi. Persoalannya telah ditangani Satlantas Polres Tebingtinggi. (02.RN/H. Suhartoyo).







