Tebingtinggi, Ratanews.id :
Direktur RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, drg. Lili Marliana, MKM, turun langsung memimpin penyaluran bantuan kepada korban bencana banjir bandang ke lokasi terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Penyaluran bantuan kepada korban bencana banjir bandang di Aceh Tamiang tersebut untuk yang kedua kalinya dilakukan rumah sakit milik pemerintah daerah Kota Tebingtinggi.

Penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak musibah di Kabupaten Aceh Tamiang, merupakan inisiatif seluruh keluarga besar tenaga medis, instalasi dan administrasi RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.
Pada pengiriman tahap kedua yang berlangsung pada 26-27 Desember 2025, bantuan diberangkatkan menggunakan satu unit mobil pickup dan empat unit mobil pribadi.

Sebelumnya, bantuan tahap pertama telah disalurkan pada 13-14 Desember 2025, tepatnya dua minggu sebelumnya, mendapat respons positif dari Masyarakat Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang.
Bantuan dikirimkan antara lain sebanyak 600 paket sembako, 250 nasi bungkus, serta berbagai perlengkapan rumah tangga seperti kelambu, obat anti nyamuk, senter, pakaian luar-dalam untuk pria dan wanita, beras, roti, susu, hingga sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Bantuan merupakan hasil solidaritas seluruh keluarga besar RSUD Dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi. Dana tunai yang berhasil dihimpun mencapai Rp. 29 juta, ditambah sumbangan dalam bentuk barang berupa sembako, air minum, sepatu bot, serta perlengkapan rumah tangga lainnya. Secara keseluruhan, nilai donasi terkumpul diperkirakan mencapai sekitar Rp. 50 juta.

Direktur RSUD Dr. Kumpulan Pane Kota Tebing Tinggi, drg. Lili Marliana, MKM, turun langsung memimpin penyaluran bantuan ke lokasi terdampak di Aceh Tamiang.
Kehadiran pimpinan rumah sakit tersebut, merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab moral institusi, dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan Pasca Bencana Banjir Bandang.
“Melalui aksi kemanusiaan ini, RSUD Dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi berharap, bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang, sekaligus mempererat rasa solidaritas dan kepedulian sosial antar sesama, khususnya di tengah situasi bencana dan keterbatasan dihadapi warga,” ungkap drg. Lili Marliana, MKM, Jumat (26/12/2025).

*Peduli Bencana*
Kepedulian terhadap penderitaan para korban bencana banjir bandang Aceh Tamiang, sangat membekas pada relawan yang sudah pernah melihat langsung kondisi dilapangan.
Sebagaimana dirasakan seorang tenaga medis RSUD Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Sherly Novita Sari. Dikatakan Sherly, ia sudah 3 kali ikut mengantarkan Bantuan Kemanusiaan dari keluarga besar RSUD dr. Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi.
Dirinya merasa seperti berangkat menjalankan Umroh. Saat pertama kali melihat kekuasaan Allah, hatinya merasa terus terpanggil untuk datang menyalurkan bantuan dan donasi.

Sehingga ia berupaya mengajak rekan-rekannya untuk menghimpun dan menggalang dana yang di kumpulkan ditempatnya bekerja, RSUD Kumpulan Pane.
Sherly menyampaikan ucapan Terima kasih kepada seluruh donatur, yang telah ikhlas memberikan bantuan untuk korban banjir Aceh Tamiang. “Semoga Allah membalas niat baik dari para donatur, dengan pahala dan rezeki berlipat ganda,” ucap Sherly penuh haru.

Sherly juga mengatakan, jika ada lagi rezeki dan donasi yang terkumpul, ia tidak bosan-bosannya dan kepingin lagi ikut menyalurkan bantuan langsung untuk saudara-saudara terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang.

Relawan lain, Maradhona Ritonga, SE, menyebutkan dibutuhkan waktu lama untuk memulihkan kondisi kehidupan masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, kembali normal. “Saat ini saja, terdapat beberapa wilayah yang masih terisolir, akibat infrastruktur jalan hancur dan terputus,” ungkap Maradhona.
Menurut Maradhona, langkah awal sangat mendesak saat ini dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan perbaikan jalan, pendirian tempat tinggal sementara layak huni dan pendistribusian bantuan sandang dan pangan, serta tempat ibadah. “Jika itu terpenuhi, relawan dan masyarakat bisa bergotong-royong membantu pemerintah membersihkan wilayah bencana, secara manual dan juga menggunakan alat berat,” ujar Maradhona.

Kita berharap semoga Aceh Tamiang segera pulih dan masyarakat bisa hidup normal secepatnya. “Semoga Allah memudahkan ikhtiar umatnya,” ucap Maradhona. (02/05.RN/sty).











