Tebingtinggi, Rata News.id :
Dr. Bornok Damanik, Sp.B, menyampaikan, pengenalan dan deteksi dini tentang kanker payudara, adalah dengan melakukan pencegahan, itu merupakan kunci utama. Selanjutnya, pola hidup sehat harus dijaga untuk menekan risiko terjadinya kanker payudara, juga kesadaran untuk melakukan pemeriksaan rutin sangat penting.
Hal itu dinyatakan dr. Bornok Damanik, SpB, saat menjadi pembicara, pada acara pertemuan rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tebingtinggi, yang dihadiri oleh seluruh pengurus dan anggota DWP se-Kota Tebingtinggi, Senin (15/12/2025) di Gedung Hj. Sawiyah, Jalan Dr. Sutomo.

Pertemuan bulanan kali ini, menyoroti isu kesehatan penting bagi kaum perempuan, dengan menghadirkan narasumber tunggal, Dr. Bornok Damanik, SpB, seorang Dokter Spesialis Bedah. Kehadiran Dr. Bornok memberikan nilai tambah yang signifikan, di mana ia menyampaikan materi edukatif, mengenai pengenalan dan deteksi dini kanker payudara.
Dalam paparannya Dr. Bornok Damanik menjelaskan secara lengkap, mengenai definisi kanker payudara, faktor-faktor risiko yang dapat memicu, tanda dan gejala awal perlu diwaspadai serta urgensi melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan payudara secara rutin.

“Pencegahan dan deteksi dini adalah kunci utama. Pola hidup sehat harus dijaga untuk menekan risiko terjadinya kanker payudara. Kesadaran untuk melakukan pemeriksaan rutin sangat penting,” ujar Dr. Bornok Damanik.

Para peserta DWP mengikuti sesi ini dengan penuh perhatian dan antusias. Hal ini terlihat dari jalannya sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung interaktif dan hidup.

Dr. Bornok Damanik, SpB selaku pembicara pada acara pertemuan rutin bulanan Dharma Wanita Persatuan Kota Tebingtinggi, foto bersama dengan Pengurus.Melalui kegiatan ini, DWP Kota Tebingtinggi berharap, seluruh anggotanya tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan pribadi, terutama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker payudara.
Diharapkan, ilmu yang didapat ini dapat menjadi bekal pengetahuan berharga, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar. (26.RN/Juhairdin Sinaga).







