Tebingtinggi, Rata News.id :
Pemerintah Kota Tebingtinggi berkomitmen keberpihakannya pada pedagang kecil. Hal ini diungkapkan Walikota Iman Irdian Saragih, saat meresmikan Pasar Inpres yang telah selesai di revitalisasi, Senin (19/1/2026).
Walikota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih, secara resmi meresmikan Pasar Inpres, berlokasi di Jalan Gurami, Senin (19/01/2026). Dalam sambutannya, Walikota menyatakan bahwa peresmian ini, merupakan puncak dari perjalanan panjang yang telah diperjuangkan sejak tahun 2019, saat ia masih menjabat sebagai Wakil Ketua I DPRD Kota Tebingtinggi.

“Ini adalah perjuangan panjang dimulai sejak 2019. Sejak awal, saya selalu menekankan bahwa tidak boleh ada pedagang terkena penggusuran, karena di sinilah tempat mereka mencari nafkah,” ujar Walikota di hadapan para undangan dan ratusan pedagang Pasar Inpres.
Walikota juga memastikan, bahwa pembagian kios dan stand, dilakukan secara transparan dan tepat sasaran. Penerima manfaat adalah para pedagang yang memang selama ini telah berjualan di Pasar Inpres.

“Ini sudah terdata jauh hari. Kami mengharapkan tidak ada keributan, kegaduhan,” pesan Walikota.
Terkait isu kenaikan retribusi, Walikota menyatakan, bahwa kebijakan tersebut akan dikaji ulang secara mendalam. Ia menekankan pentingnya kesepakatan bersama dan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku, baik berupa Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Terima kasih kepada bapak/ibu sekalian, khususnya para pedagang, yang hari ini sudah mendukung program-program pemerintah. Saya berharap para pedagang juga bisa taat dengan peraturan yang ada, menjaga kebersihan, kedisplinan dan melakukan kewajiban membayar retribusi. Bapak/Ibu mohon kerjasamanya, supaya semuanya bisa berjalan dengan baik,” tutup Walikota.
Dalam laporan kegiatannya, Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Marimbun Marpaung menjelaskan, bahwa revitalisasi Pasar Inpres memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, melalui penyediaan sarana niaga lebih layak. Kedua, untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sebagai ujung tombak pembangunan kota.

Selain itu, Marimbun Marpaung juga menjelaskan, maksud tujuan revitalisasi Pasar Inpres, adalah untuk meningkatkan penataan pelayanan pasar melalui pasar yang representative dan meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja, bagi para konsumen serta transaksi niaga bagi para pelaku usaha.
“Semoga dengan dibangunnya Pasar Inpres ini, sebagai pasar daerah di Kota Tebingtinggi, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dalam berniaga dan berwira usaha serta menjadi contoh bagi pasar daerah lainnya di Kota Tebingtinggi,” ujar Marimbun Marpaung.

Acara peresmian ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima aset, dari Kadis PUPR kepada Kadis Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
Selain Pasar Inpres, Walikota juga menandatangani prasasti peresmian untuk dua proyek strategis lainnya, yaitu Pasar Gambir di Jalan Iskandar Muda dan Pusat Kuliner Masjid Agung di Jalan KL. Yos Sudarso.

Kegiatan juga diwarnai dengan aksi korporasi, melalui penyerahan bantuan CSR berupa satu unit mobil pick-up dari PT. Bank Sumut, untuk mendukung operasional pasar. Acara ditutup dengan prosesi pengguntingan pita, penyerahan kios/stand secara simbolis kepada pedagang Pasar Inpres, serta peninjauan langsung ke kios-kios oleh Walikota dan rombongan.
Beberapa pedagang merasa gembira dan senang melihat upaya Walikota Iman Irdian Saragih membereskan kondisi Pasar Inpres, kearah lebih baik dan atas selesainya revitalisasi Pasar Inpres Kota Tebingtinggi, sehingga sekarang terkesan bersih dan rapi.

“Mudah-mudahan, dengan kondisi Pasar Inpres sepert saat ini, memudahkan masyarakat untuk berbelanja dan bisa menghidupkan roda perekonomian di Kota Tebingtinggi,” ungkap beberapa pedagang yang hadir pada acara peresmian tersebut.
Warga masyarakat yang melihat langsung acara peresmian Revitalisasi Pasar Inpres, menyambut gembira hasil kerja Walikota Tebingtinggi H. Iman Irdian Saragih, dalam penataan Pasar Inpres, yang sebelumnya terkesan jorok dan bau.

“Terimakasih Pak Walikota dan kita harapkan, semua pedagang dan pelaku bisnis di Pasar Inpres ini, bisa memelihara kondisi pasar tetap terawat dan terjaga kebersihannya, dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ujar warga disana.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakapolres Kompol Rudy Syahputra, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sai Sintong Purba, Pabung 0204/DS untuk Kota Tebingtinggi Kapt. Inf. PM. Simanjuntak, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kadis PUPR Tora Daeng Masaro, Kadis Ketapang dan Pertanian Iboy Hutapea, Pimpinan PT. Bank Sumut Cabang Tebingtinggi Muhammad Fadil, tamu undangan, masyarakat/ pedagang di wilayah Pasar Inpres dan tim peliputan Diskominfo. (02.RN/H.Suhartoyo).







