BREAKING

Diragazza Flore - IMG 20250817 WA0002 scaled
PTPN IV PALMCO

Lapor Pak Presiden, Direksi PTPN IV Palmco Terus Umbar Janji, Tak Bayarkan Uang Beras Pecat Saja !

Medan, Rata News.id :
Lapor Pak Presiden ! Itulah teriakan para pensiunan karyawan pelaksana PTPN IV Palmco, terkait belum dibayarnya uang beras selama 6 bulan.

Awalnya, pada Bulan Mei 2025, ketika secara tiba-tiba tanpa sosialisasi, bantuan uang beras distop oleh Dirut PTPN IV Palmco Jatmiko Krisna Santosa dan disetujui Dirut PTPN III Holding H. M. Abdul Ghani, dengan alasan hasil temuan Auditor Kantor Akuntan Publik (KAP), karena tak sesuai Klausal PSAK 24, menghentakkan denyut jantung 60 ribuan pensiunan karyawan pelaksana, yang telah puluhan tahun mendapatkan kenikmatan, berupa bantuan uang beras.

Respon kemarahan pun cepat mencuat, menembus dinding nurani para pemegang kekuasaan di PTPN, karena terkait dengan perut sejengkal. Melalui media online dan konvensional serta sosial media, juga gebrakan organisasi penerima BOP, teriakan pensiunan digaungkan, untuk menembus tembok keangkuhan dewan direksi, yang sudah mengkhianati kepedulian dan perhatian Direksi sebelum mereka, pada nasib para pensiunan yang gajinya puluhan tahun tidak pernah ditinjau untuk naik.

Ada respon atas sikap konfrontatif para pensiunan. Dalam perjalanannya, direksi PTPN IV Palmco, kembali membayarkan uang beras untuk Bulan Juni/Agustus 2025. Kemarahan pensiunanpun mereda.

Lapor Pak Presiden, Direksi PTPN IV Palmco Terus Umbar Janji, Tak Bayarkan Uang Beras Pecat Saja ! - IMG 20260316 WA0001
Ilustrasi : pensiunan nunggu uang beras tak kunjung dibayar Direksi PTPN IV Palmco.

Namun, setelah pembayaran 2 bulan, pada bulan berikutnya tidak dibayarkan lagi. Akhirnya ribut lagi dan dibayar lagi 2 bulan, untuk Bulan Agustus/September 2025. Setelah itu, tak lagi ada pembayaran hingga 6 bulan per-Maret 2026.

Dari Bulan Juni 2025 sampai Maret 2026, masalah beras terus menguras pikiran dan perasaan para pensiunan, yang usianya banyak sudah renta dan sepuh. Mereka tak diam dan terus ribut melalui media sosial. Kalimat sumpah serapah dan sebagainya terus meluncur dihalaman sosial media, bagai untaian manik-manik yang menggantung dileher bidadari dari pasar ikan.

Direksi pun, melalui Direktur SDM PTPN III Holding Endang Suraningsih dan Direktur SDM PTPN IV Palmco Suhendri, beberapa kali mengadakan pertemuan dengan organisasi pensiunan penerima BOP, baik di Medan, Jakarta, terakhir di Jogjakarta. Lumayan, mereka bisa jalan-jalan gratis sambil nengok keluarga, karena semua biaya dilimpahkan ke hasil brondolan kelapa sawit dan tetesan getah. Kalau bisa masalahnya jangan pernah tuntas, sehingga bisa jalan-jalan terus dan personil organisasi pensiunan, bisa memproklamirkan dirinya adalah pejuang !!!.

Setiap pertemuan, hasilnya tetap sama, gak pernah berubah, paling yang berubah Cafe atau rumah makannya serta pesawatnya. Kalau hasil pembahasan tetap sama, segera akan dibayarkan uang beras, tinggal menentukan skemanya dan namanya, supaya namanya bisa membawa berkah.

Lapor Pak Presiden, Direksi PTPN IV Palmco Terus Umbar Janji, Tak Bayarkan Uang Beras Pecat Saja ! - IMG 20260316 WA0002
Ilustrasi : demi uang beras, pensiunan rela unjuk rasa, beberapa waktu lalu.

Janji terus diumbar, katanya, akan dibayar tuntas pada Akhir Januari 2026. Tiba waktunya, rapat lagi dan disampaikan akan dibayar akhir Pebruari, lewat juga. Dan terakhir pertemuan di Jogjakarta tanggal 9 Maret 2026, pembayaran tuntas akan dilaksanakan setelah lebaran, sekota bulan April, namun akan dibayar panjang sebelum lebaran. Malah ada pemberitahuan lewat WA grup, Senin, 16 Maret 2026, akan dibayar panjar uang beras.

Soal skema pembayaran dan nama pengganti bantuan uang beras, sudah dibahas sejak pertemuan pertama. Tapi lewat waktu 10 bulan, skemanya gak ketemu-ketemu, namanya pun belum keluar. “Mungkin bayarnya nunggu wangsit dari Mbah dukun,” ucap beberapa pensiunan dengan nada memelas.

“Kami lelah menunggu, tapi hasilnya jonk. Bingung dengan janji-janji Direksi dan cuitan organisasi Pensiunan penerima BOP, yang selalu menampilkan diri sebagai perpanjangan direksi untuk meredam kemarahan pensiunan, hal ini sebagai bentuk balas budi atas uang operasional yang diterima pertahun mencapai Rp. 800 juta, sehingga bisa mengganti pakaian seragam dan bagi-bagi untuk THR lebaran,” sebut beberapa pensiunan di Asahan dan Deliserdang dengan nada geram, sembari meminta agar uang BOP, dua organisasi pensiunan, dihapus, karena mereka hanya sebagai pengaman direksi saja.

“Bingung kami, mereka janji-janji terus, tak ada habisnya,” sebut Tumiran, mantan pentolan SPBUN Grup Serdang II Sei. Karang. Pensiunan lain, Surip Hartono menyampaikan pesan di grup wa, tak tau dapat dari mana infonya, dengan narasi “Insya Allah pada hari Senin tanggal 16 Maret 2026, kita pensiunan PTPN akan mendapatkan bantuan sembako, dalam bentuk uang, bukan panjar uang beras. Alhamdulillah,” ungkapnya dengan nada semangat.

Lapor Pak Presiden, Direksi PTPN IV Palmco Terus Umbar Janji, Tak Bayarkan Uang Beras Pecat Saja ! - IMG 20260316 WA0003
Ilustrasi : menghentakkan jidat karena uang beras tak kunjung dibayar.

Sedang pensiunan dari Kantor Direksi Ex PTPN III Medan H. Zulkifli Barus, menulis di Facebook, dengan narasi disertai gambar, berbunyi : Saya, Senin (16/3/2026) bersama ratusan pensiunan lainnya, ingin mengambil uang daging dan uang beras di Bank Pensiunan Lubukpakam, sangat kecewa berat, karena Pimpinan Bank menyatakan tegas, tidak ada uang daging dan uang beras tersebut kemari, ujarnya seraya berdesis bohong saja diatas sana (direksi).

Teks fotonya menyebutkan : Para pensiunan eks PN3 antrian disalah satu Bank Pensiunan Lubukpakam, menunggu uang daging dan uang beras yang tak ada. Satu persatu sesuai nomor urut kartu dipanggil kedepan, namun setelah dinyatakan petugas Bank tidak ada masuk uang daging dan uang beras, mereka para pensiunan itu-pun berbalik, pergi klunyut tertatih-tatih, sambil menyeka kedua matanya yang berlinang.

“Itulah nasib pensiunan kebon, dimain-mainkan direksi terus perutnya. Beda dengan pensiunan ASN, gaji tiap tahun naik, THR dari gak ada menjadi ada, sedang pensiunan kebon dari ada menjadi tidak ada, tengoklah sudah tua renta musti datang ke bank, tapi tak ada uangnya, berapa coba ongkos becaknya,” ucap dua orang ibu-ibu, saat bersamaan di bank.

“Menyedihkan, harus bagaimana lagi kami berteriak. Akhirnya, tolong lah Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, nasib kami pensiunan karyawan PTPN IV Palmco, yang sudah dizolimi dengan janji-janji palsu oleh Direktur SDM PTPN III Holding Endang Suraningsih dan Direktur SDM PTPN IV Palmco Suhendri. Ganti saja para direksi itu semua, tak punya manfaat bagi pensiunan,” ungkap beberapa pensiunan, enggan ditulis namanya. (02.RN/sty).

IKLAN FLORIS - WhatsApp Image 2025 07 20 at 21.08.27
Iklan gpaym - IMG 20250727 WA0005

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts